Gunungkidul

Immawan Ingatkan Kembali, Pembagian Bansos Wajib Ikuti Protokol COVID-19

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Gunungkidul kembali mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan apapun yang

TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Gunungkidul Immawan Wahyudi kembali mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan apapun yang melibatkan banyak orang.

Pernyataan ini dikeluarkan sebagai respons atas membludaknya warga saat pengambilan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos RI di Semanu, Minggu (17/05/2020) lalu.

"Penerapan physical distancing (jaga jarak) wajib dilaksanakan oleh semua penyelenggara penyerahan berbagai bantuan," kata Immawan, Senin (18/05/2020) ini.

Selain pada penyelenggara, Wakil Bupati Gunungkidul ini juga mengingatkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan saat melakukan pengambilan bantuan tunai tersebut.

Kabar Baik 9 Pasien Corona di Gunungkidul Sembuh, Dua Hari Tak Ada Tambahan Kasus Positif

Ia meminta masyarakat tidak berdesakan, tidak berkerumun, menjaga jarak, serta mengenakan masker saat mengambil bantuan. Immawan pun mencontohkan sejumlah desa di mana warganya tetap patuh terhadap aturan tersebut.

"Jangan sampai tujuan pemberian bantuan untuk mengurangi beban, justru jadi menambah beban masyarakat karena tidak mematuhi anjuran kesehatan," ujar Immawan.

Kerumunan massa terjadi di Kantor Kecamatan Semanu pada Minggu kemarin saat pengambilan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos RI.

Saat itu, PT Kantor Pos Indonesia cabang Wonosari ditunjuk sebagai pihak yang memberikan bantuan.

Kabid Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Gunungkidul Hadi Hendro Prayoga menuturkan sebenarnya pembagian dilakukan sebanyak dua sesi, yaitu pagi dan siang hari. Penerima pun sudah mendapat undangan, di mana jam giliran pengambilan juga diinformasikan.

"Lantaran warga sangat antusias, yang seharusnya mengambil pada sesi kedua juga ikut datang pagi hari sehingga terjadi kerumunan massa," jelas Hadi kemarin.

Immawan Wahyudi Kecewa Anggaran Penanggulangan Kemiskinan di Gunungkidul Dicoret pada APBD 2020

Menjelang siang, Hadi menyatakan warga mulai tertib dan mulai mengurangi kerumunan. Ia pun memastikan kerumunan pengambilan BST Kemensos tersebut hanya terjadi Semanu.

Sementara terkait keramaian serupa yang terjadi di Tepus, Hadi menjelaskan ada pembagian bantuan sosial dari Pemda DIY. Bansos ini menambah bantuan bagi warga program sembako dan PKH.

"Kalau bansos dari Pemda DIY diatur oleh bank pemerintah daerah, di mana tiap penerima mendapat bantuan tunai sebesar Rp 400 ribu," paparnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved