Pasang Ribuan Stiker Imbauan, PKL Gunungkidul Ikut Lawan Covid-19

Pandemi Covid-19 yang saat ini tengah terjadi membuat sektor usaha menjadi lesu. Tak sedikit para pengusaha dan pedagang yang memilih menutup usahanya

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Joko Widiyarso
DOK APKLI
Ketua DPD APKLI Gunungkidul Ade Jumino menunjukkan stiker imbauan yang dipasang ke para PKL 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pandemi Covid-19 yang saat ini tengah terjadi membuat sektor usaha menjadi lesu. Tak sedikit para pengusaha dan pedagang yang memilih menutup usahanya saat ini agar tidak merugi.

Meski begitu, masih ada sejumlah pedagang yang tetap berjualan. Mereka saat ini juga ingin ikut berperan dalam menekan penyebaran Covid-19 dengan berbagai cara.

Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Gunungkidul pun berinisiatif membuat dan membagikan 1.000 stiker berisi imbauan pada pedagang dan pembeli.

"Stiker tersebut berisi imbauan agar konsumen membeli makanan sesuai keperluan saja. Sebisa mungkin dibungkus bukan makan di tempat," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APKLI Gunungkidul, Ade Jumino, Jumat (15/05/2020).

Ade mengatakan stiker tersebut dipasang dan disebar ke wilayah Wonosari, seperti di Pasar Argosari, Terminal Dhaksinarga, hingga para PKL yang tergabung dalam asosiasi. APKLI Gunungkidul sendiri saat ini memiliki setidaknya 300 anggota.

Peredaran Telur Infertil Bikin Produsen di DIY Resah, Berikut Ciri-cirinya

Selain memasang stiker, APKLI Gunungkidul pun meminta para pedagang makanan untuk menyediakan tempat cuci tangan disertai sabun. Fasilitas tersebut wajib disediakan di depan warung agar konsumen mencuci tangan baik sebelum dan sesudah membeli makanan.

"Kami sampaikan agar PKL mencegah penyebaran dengan tiga prinsip, yaitu Tutup, Cuci, dan Jaga," kata Ade.

Ade pun mengakui bahwa situasi saat ini membuat pendapatan pedagang turun drastis. Bahkan tak sedikit yang harus beralih profesi. Meskipun demikian, ia menyarankan pedagang berjualan secara online agar usahanya tetap bertahan.

Pakai masker
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul sendiri sebelumnya sudah mengimbau para pedagang agar menggunakan masker saat berjualan dan mengedepankan prinsip kebersihan.

Bansos Pemda DIY Dibagikan Akhir Pekan Ini, Gunungkidul Jadi yang Pertama

Pembeli pun sebisa mungkin diminta untuk membungkus makanan yang dibeli dan tidak makan di tempat. Namun jika terpaksa makan di tempat, maka konsumen wajib mencuci tangan di fasilitas yang disediakan.

"Jangan lupa untuk mengenakan masker serta menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Gunungkidul Immawan Wahyudi beberapa waktu lalu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved