Anggota DPRD Pasaman yang Cekcok dengan Petugas Check Poin PSBB Disanksi Bagikan Masker dan Sembako
Anggota DPRD Pasaman yang Cekcok dengan Petugas Check Poin PSBB Disanksi Bagikan Masker dan Sembako
TRIBUNJOGJA.COM, PADANG - Video viral anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat yang cekcok dengan petugas check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berbuntut sanksi dari partainya.
Politisi yang terlibat cekcok tersebut diketahui bernama Martias dari Fraksi Gerindra.
Pengurus DPC Partai Gerindra Pasaman pun memberikan hukuman kepada yang bersangkutan untuk membagikan 5000 masker dan 2000 paket sembako kepada masyarakat.
Jika tidak melaksanakan sanksi yang dijatuhkan, Martias terancam akan di ganti melalui mekanisme PAW.
"Setelah minta maaf, beliau juga diberi sanksi membagikan 5.000 masker dan 2.000 paket sembako kepada masyarakat," kata Ketua DPC Gerindra Pasaman Bustomi yang dihubungi Kompas.com, Kamis (14/5/2020).
Bustomi mengatakan, sanksi tersebut berasal dari partai dan harus dijalani Martias dalam jangka waktu satu minggu ke depan.
Jika tidak menjalani sanksi tersebut, menurut Bustomi, Martias akan diberikan surat peringatan II dan terancam diganti melalui Pergantian Antar Waktu (PAW).
"Ini sanksi dari pengurus. Pembagian sembako dan masker ini akan diawasi pengurus dan kader Gerindra," kata Bustomi.
Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD Pasaman Martias akhirnya minta maaf dan mengaku bersalah.
Martias menyatakan, permintaan maafnya secara terbuka dan disampaikan di hadapan pengurus DPC Gerindra Pasaman, Rabu (13/5/2020) di Sekretariat Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasaman.
"Saya benar-benar mengaku khilaf dan merasa bersalah atas perbuatan tersebut. Untuk itu, saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Pasaman khususnya, dan masyarakat Sumbar umumnya," ungkap Martias dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Rabu.
Sementara itu, ketua DPC Partai Gerindra Pasaman sekaligus Ketua DPRD Pasaman, Bustomi juga meminta maaf kepada petugas PSBB di Kabupaten Agam atas sikap tidak sopan yang dilakukan kadernya.
"Atas nama keluarga besar DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasaman meminta maaf atas sikap kurang berkenan dari kader kami kepada petugas posko PSBB Agam," jelas Bustomi.
Menurut Bustomi, Martias saat kejadian dalam kondisinya keadaan sakit sesuai yang direkomendasikan petugas medis di Kecamatan Tigo Nagari untuk cek kesehatan ke Kota Padang.
Peristiwa itu berawal dari sebuah video berisi tayangan cekcok antara petugas check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan oknum anggota DPRD Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), viral di media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/anggota-dprd-pasaman-yang-cekcok-dengan-petugas-check-poin-psbb-disanksi-bagikan-masker-dan-sembako.jpg)