PSS Sleman
Perjalanan Karir Agus 'Grandong' Purwoko Eks Kapten PSS Sleman
Setiap pertandingan baik itu kalah ataupun menang selama berseragam PSS Sleman, itu merupakan momen-momen terbaik bagi dirinya.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
"Karena itu, saya putuskan untuk pensiun muda," ucapnya.
Selepas pensiun, Grandong kini menjalani kesibukan yang tak jauh berbeda dari dunia si kulit bundar seusai memutuskan gantung sepatu sebagai pemain profesional.
Nama Agus Purwoko tentunya tidak asing lagi bagi pencinta klub berjuluk Super Elang Jawa tersebut.
Pria yang karib disapa Grandong itu adalah mantan kapten PSS Sleman.
Ia tercatat memperkuat tim berlogo candi itu, selama tujuh musim yakni pada medio 2005-2012.
Selepas gantung sepatu pada tahun 2012 silam, Grandong memutuskan untuk hijrah dari tanah kelahirannya.
Pria kelahiran, 31 Agustus 1984 itu kini memilih hidup di tanah Borneo yang merupakan kampung halaman dari istrinya.
Sekarang Agus berada di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Disana, pemain asal Seyegan, Sleman ini bergabung bersama Borneo Football International Academy (BFIA).
Grandong menjabat sebagai koordinator pelatih di akademi tersebut.
"Jadi disini selain bekerja di perusahaan swasta, saya juga ikut melatih di akademi. Hitung-hitung untuk menyalurkan hobi juga," ujar Grandong.
Untuk menunjang karir kepelatihannya, Agus juga telah mengikuti lisensi awal kepelatihan pada beberapa tahun lalu dan saat ini mengantongi lisensi D Nasional.
Kecintaaan pada dunia yang telah membesarkan namanya itu, menjadi alasan kuat bagi ayah dua anak ini untuk terjun ke dunia kepelatihan.
Apalagi, ia juga bukan tipe orang yang suka berdiam diri dan ingin berbagi ilmu sepak bola bagi anak-anak di Katingan tersebut.
"Kalau lisensi, baru D Nasional. Ingin ikut lisensi lagi biar upgrade juga, tapi belum ada rezeki," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/merantau-ke-tanah-borneo-begini-kabar-eks-kapten-pss-sleman-agus-grandong-purwoko.jpg)