Gunungkidul
Warga Kerumuni DPP Gunungkidul Demi Paket Sayur Gratis
Sebanyak 200 paket sayuran hari ini, lebih banyak dari yang sebelumnya sebanyak 115 paket.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Puluhan warga tampak berkerumun di depan pagar Kantor Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul pada Selasa (12/05/2020) pagi ini.
Mereka berbondong-bondong datang demi mendapatkan paket sayur gratis.
Warmi menjadi satu dari beberapa warga yang ikut berkerumun di depan pagar Kantor DPP Gunungkidul.
Namun raut wajahnya tampak kecewa lantaran melihat pagar dalam kondisi tertutup.
• Bantu Petani Sayur, DPP Gunungkidul Gelar Aksi Sosial
"Pas saya sampai sini sudah dibubarkan oleh polisi, karena tadi katanya harus jaga jarak," ungkap warga asal Ponjong ini.
Ibu rumah tangga ini mendapat info adanya sayur gratis dari warga dusunnya.
Ia pun lantas ikut mendatangi Kantor DPP Gunungkidul, dan melihat orang sudah berkerumun di depan pagar tertutup.
Nardi, warga lain juga harus ikut menelan kekecewaan.
Pasalnya, ia mengaku sempat melihat ada warga yang sudah mendapatkan paket sayuran tersebut.
Namun dirinya tidak sempat ikut mengambil karena terlanjur dibubarkan polisi.
• COVID-19 di Yogya : Jumlah yang Sembuh Nyaris 9 Kali Lipat Lebih Banyak dari yang Meninggal
"Seharusnya dari awal ada solusinya, dengan menggunakan sistem antrean dan sebagainya biar semua warga bisa dapat," kata pria berkacamata ini.
Kepala DPP Gunungkidul Bambang Wisnu Broto mengakui bahwa pembagian sayur gratis sempat dihentikan sementara.
Pasalnya jumlah warga yang datang tidak sesuai perkiraannya.
Program Warung Gratis DPP Gunungkidul ini dimulai sejak Selasa (12/05/2020) kemarin.
Menurut Bambang, saat itu warga yang datang tidak seramai hari ini dan masih mematuhi anjuran untuk tidak berkerumun.
"Akhirnya tadi setelah dibantu dan diatur oleh aparat, paket sayur kita bagikan lagi sampai habis," jelas Bambang.
• Harga Mulai Turun, Disperindag Gunungkidul Tetap Batasi Pembelian Gula Pasir
Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com, warga pun akhirnya diperbolehkan masuk satu per satu.
Mereka diwajibkan untuk mencuci tangan dan menjaga jarak dengan warga lain sebelum akhirnya menerima paket sayuran tersebut.
Meskipun demikian, sejumlah paket akhirnya dibagikan oleh pegawai kepada warga yang di luar pagar.
Alhasil, warga pun terlihat berebut ingin mendapatkan paket sayuran tersebut.
Kurang dari setengah jam, seluruh paket sayur tersebut akhirnya habis diambil warga.
Bambang mengatakan pihaknya menyediakan sebanyak 200 paket sayuran hari ini, lebih banyak dari yang sebelumnya sebanyak 115 paket. (TRIBUNJOGJA.COM)