Breaking News:

Yogyakarta

20 Gelandangan dan Pengemis Terjaring Razia Satpol-PP DIY

Selain menegakkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) DIY juga menjaring pengemis dan gelandangan.

Dokumen Pol PP DIY
Sejumlah gelandangan dan pengemis kembali dirazia Satpol-PP di DIY, Senin malam (11/4/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain menegakkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) DIY juga menjaring pengemis dan gelandangan.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi maraknya para pengemis dan gelandangan musiman menjelang lebaran.

Beberapa kawasan diantaranya Jalan Kaliurang, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Mangkubumi hingga kawasan Premium Malioboro menjadi sasaran patroli.

Kasatpol PP DIY Noviar Rahmad mengatakan, selama dua hari terakhir sejak Senin (11/5/2020) hingga saat ini, pihaknya kembali menjaring 20 pengemis dan gelandangan.

Mereka ditertibkan supaya tidak berkerumun meminta-minta di beberapa ruas jalan di DIY. Selain itu, ia juga tidak ingin terjadinya kecenderungan sosial.

Sebanyak 19 Gelandangan dan Pengemis Terjaring selama Razia Dua Hari

Mereka diangkut dan dikumpulkan untuk di bina di shalter Dinas Sosial (Dinsos) DIY. Harapannya di tempat itu para gelandangan dan pengemis bisa memiliki keterampilan.

"Oparasi ini rutin kami lakukan. Ada 20 pengemis dan gelandangan yang kami jaring. Mereka kami bawa ke Dinsos untuk penanganan selanjutnya," katanya saat dikonfirmasi Tribunjogja, Selasa (12/5/2020).

Pekerjaan rutinan para satuan penegak perda tersebut pun bertambah. Selain memberi imbauan terkait protokol kesehatan di musim pandemi, mereka juga menyisir beberapa sudut jalan di DIY.

Noviar mengakui terjadi lonjakan pengemis dan gelandangan ketika jelang lebaran. Ia mengklaim jika para gelandangan dan pengemis tersebut berasal dari luar kota.

Sebelumnya, Noviar telah memulangkan 10 gelandangan dan pengemis asal Purworejo dan sekitarnya.

"Bertambah jelang lebaran. Ini tetap kami tegakkan. Supaya tidak menjadi kecenderungan sosial, mereka sebagian kami bina. Sebagian lagi dipulangkan ke daerah asal," sambung dia.

Cerita Sebenarnya di Balik Video Viral Pengemudi Gojek Berikan Jaketnya untuk Gelandangan

Lebih lanjut dia mengatakan, 20 gelandangan dan pengemis tersebut terjaring di beberapa titik diantaranya di Selatan Pom Bensin, Jalan Janti, Jalan Gejayan, dan di Jalan Laksda Adisucipto, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Razia tersebut, lanjut Noviar, akan dilakukan secara rutin hingga perayaan Idul Fitri.

"Rutin akan kami lakukan operasi bersama satuan TNI, Polri dan unsur lain," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved