Yogyakarta
PMI DIY Operasionalkan Truk Tangki Gunner Spray Guna Perluas Penanganan Covid-19
Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) segera mengoperasionalkan satu truk tangki gunner yang dilengkapi mesin pompa air, generat
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) segera mengoperasionalkan satu truk tangki gunner yang dilengkapi mesin pompa air, generator dan gunner spraying untuk memperluas cakupan penyemprotan disinfektan di wilayah DIY.
Ketua PMI DIY GBPH. H. Prabukusumo mengatakan armada gunner spray in untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di DIY, mengingat peningkatan kasus di DIY yang diduga kuat berasal dari transmisi lokal
Dengan demikian, penyemprotan disinfektan menjadi kebutuhan mendesak.
"Kendaraan ini akan dioperasionalkan dalam waktu secepatnya sebelum Idulfitri di PMI Kabupaten/Kota secara bergiliran dengan bekerja sama dengan TNI, POLRI, BPBD serta Gugus Tugas wilayah setempat," ujarnya.
• PMI DIY Salurkan APD untuk 12 Rumah Sakit Rujukan
Hingga Senin, (11/5/2020) cakupan operasi disinfeksi PMI DIY telah mencapai 1.489 titik di seluruh wilayah DIY.
Sasaran penyemprotan adalah fasilitas umum seperti area pendidikan, pemerintahan, pemukiman penduduk, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, halte bus, pasar terminal.
Lebih lanjut Gusti Prabu menjelaskan selain penyemprotan disinfektan, PMI juga mengedukasi masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Promosi kesehatan telah dilakukan di 242 titik dengan penerima manfaat sekitar 26.564 orang.
Setiap Senin, PMI DIY mendistribusikan logistik penanganan Covid-19 untuk PMI Kabupaten/Kota.
• PMI DIY Antisipasi Ketersediaan Stok Darah Selama Puasa
"Hari ini kami mendistribusikan baju hazmat sejumlah 270 pcs, 40 unit face shield, cairan disinfektan sejumlah 1.344 pcs, 800 pcs hand scoon. Selain itu, kami juga memberikan baju hazmat 30 unit dan cairan disinfektan sejumlah 144 pcs untuk Kwarda Pramuka serta dua unit infrared frontal thermometer untuk KONI DIY," katanya.
Gusti Prabu berharap upaya pencegahan melalui penyemprotan disinfektan yang dilakukan PMI dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Tentu PMI tidak bisa bekerja sendiri, gotong royong dari semua pihak, baik dari pemerintah daerah, BPBD maupun masyarakat akan menjadi kunci penyebaran Covid-19. Saya juga berterima kasih kepada masyarakat, para donatur yang terus mendukung PMI dengan memberikan bantuan dan donasi melalui PMI DIY," jelasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ketua-pmi-diy-gbph-h-prabukusumo-2.jpg)