Stres Selama Wabah Covid-19 Ini? Ini yang Harus Anda Lakukan

Tak sedikit masyarakat yang mengalami stres saat ini, di tengah pandemi Covid-19 yang tak jelas kapan akan berakhir.

Tayang:
Editor: Joko Widiyarso
ukat.co.uk
Ilustrasi stres 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak sedikit masyarakat yang mengalami stres saat ini, di tengah pandemi Covid-19 yang tak jelas kapan akan berakhir.

Psikolog Anak dan Keluarga serta Spesialis Theraplay di PION Clinician, Astrid WEN mengatakan bahwa stres bisa hadir ketika Anda merasa cemas.

Oleh karena itu, hal ideal yang bisa Anda lakukan adalah bercerita kepada orang lain.

"Orang yang cemas atau stres itu perlu berani minta pertolongan. Cari teman atau orang yang bisa mendengarkan cerita Anda, yang bisa merespons dengan baik cerita Anda," kata Astrid dalam live Instagram Kompas.com, Selasa (5/5/2020).

Ragam Kegiatan Penggawa PSS Sleman saat Kompetisi Disetop

Adapun, hal yang bisa Anda lakukan untuk meringankan stres tersebut adalah menelepon orang lain termasuk teman, sahabat, keluarga, psikiater, atau video call. Anda juga bisa berdoa, hal ini dinilai efektif untuk mengurangi tingkat stres.

"Berdoa juga sama halnya dengan berbincang dengan orang di luar diri kita, yaitu Tuhan masing-masing. Hal yang penting, kita berkomunikasi dan bersuara dengan orang-orang di luar kita," tutur dia.

Ilustrasi stres
Ilustrasi stres (Dragon Images)

Bagaimana jika Anda tidak menemukan orang yang tepat untuk menjadi tempat berkeluh kesah?

Astrid mengingatkan bahwa sepanjang Anda peka diri terhadap stres yang dimiliki, pasti Anda akan bisa mengontrol atau mengelola stres yang dimiliki tersebut sendirian.

Dinkes Bantul Lakukan Tracing ke 200 Kontak Erat Pasien Positif dari Cluster Tablig Kebon Jeruk

Stres yang masih bisa untuk dikelola atau dikontrol adalah stres yang tidak merugikan orang-orang lain di sekitar Anda.

"Selama orang lain tidak komplain terhadap yang kita lakukan, itu stresnya masih di level yang bisa dikontrol sendiri," ujar dia.

Namun, lain halnya apabila stres yang Anda alami sudah berada di level tinggi. Bahkan tidak hanya berisiko mengganggu orang lain, tetapi juga menimbulkan gejala pada tubuh sendiri.

Antara lain muncul gejala diare, batuk-batuk, sariawan, panas dalam, jerawatan, dan lain sebagainya. "Ini stresnya membutuhkan perawatan (fisik dan psikis)," kata dia.

Sekda DIY: Tidak Selalu PSBB, Bisa Rapid Test Massal Lagi

Selama masa pandemi ini, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) telah bekerjasama dengan pemerintah untuk membantu masyarakat di seluruh Nusantara untuk melakukan telekonseling secara gratis.

Tujuannya agar dapat berkonsultasi atas persoalan psikologis individu masyarakat itu masing-masing, termasuk stres, depresi, tertekan, cemas berlebihan, ketakutan dan lain sebagainya.

Anda bisa menghubungi 119, kemudian menekan angka delapan, dan akan tersambung dengan para relawan dari kelompok psikolog.

Anda juga dapat melakukan akses pendaftaran ke link bit.ly/telekonselingmasyarakat "Psikolog yang melakukan telekonseling ini dibekali pelatihan stabilisasi emosi, dan membantu menurunkan level stres," jelas Astrid.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Stres Selama Pandemi Covid-19, Harus Bagaimana?"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved