Melawan Petugas dengan Senjata Api, Dua Napi Asimilasi di Pasuruhan Ditembak Mati

Melawan Petugas dengan Senjata Api, Dua Napi Asimilasi di Pasuruhan Ditembak Mati

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Curanmor 

TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA - Dua napi yang baru saja bebas lewat program asimilasi ditembak mati oleh polisi karena kembali melakukan pencurian sepeda motor.

Kedua pelaku yakni ZA (36) dan MIR (40) asal Kecamatan Pandaan dan Purwosari tersebut ditembak mati oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim di Pasuruan, Selasa (5/5/2020) dini hari.

Sebelum didor polisi, kedua pelaku kembali berulah dengan mencuri motor di Kecamatan Gempol, Pasuruhan.

Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap keduanya.

Namun saat berusaha ditangkap, kedua pelaku nekat melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam sehingga polisi terpaksa bertindak tegas dengan menembak keduanya.

"Karena melawan polisi dengan senjata api dan senjata tajam," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Oki Ahadian Purwono saat dikonfirmasi, Selasa.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti pistol, beberapa butir peluru tajam, dan sebilah parang.

Sejak dibebaskan dari Lapas Lowokwaru pada April, keduanya telah melakukan beberapa kali aksi pencurian dengan kekerasan terhadap pengendara mobil dan motor.

"Selain di Pasuruan, wilayah operasinya juga di Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek," kata dia.

Berdasarkan catatan polisi, ZA telah lima kali masuk dan keluar penjara. Sementara MIR telah enam kali masuk dan keluar penjara.

Kronologi Mobil Dr Tirta Dibobol Pencuri, Tak Ada 2 Menit Kaca Sudah Pecah

KIM JONG-UN Disebut Buat “Manuver Stalinis Klasik” Selama “Menghilang”, Ternyata Ini Tujuannya

Ingin Tampil Keren

Seorang napi program asimilasi di Yogyakarta yang baru saja keluar dari penjara juga kembali berulah.

Pelaku bernama RBS alias Mbendol 26 tahun harus kembali berurusan dengan aparat kepolisian usai terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) kendaraan bermotor di wilayah Pakuncen, Wirobrajan belum lama ini. 

Mbendol yang merupakan narapidana program asimilasi itu bebas pada 2 April lalu dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Wirogunan.

Seakan tak jera, dua pekan setelah bebas dirinya kembali melakukan tindakan kriminal dengan mencuri sepeda motor jenis Yamaha RX King pada 18 April di depan pos randa Ledok Tegalsari, Kelurahan Pakuncen Wirobrajan.

Kapolsek Wirobrajan Kompol Endang Sri Widiyanti mengatakan, motif Mbendol melakukan pencurian itu semata-mata karena berhasrat ingin memiliki. Dirinya ingin terlihat keren karena punya sepeda motor tua.

Namun sial, ulahnya justru menjadi bumerang dan mesti kembali meringkuk di sel penjara.

Mbendol mengaku kepada petugas bahwa pada 17 April malam, dirinya yang hobi memancing pergi ke sungai Winongo.

Saat di lokasi, dia melihat sepeda motor yang terparkir.

Niat kejahatannya kemudian muncul dan berhasil membawa pulang sepeda motor curian. 

Dia menggunakan kunci sepeda motor miliknya saat menggondol sepeda motor curian itu.

Sepeda motornya ditinggalkan di lokasi memancing, esok hari setelahnya dia kembali ke lokasi curian untuk menjemput sepeda motor miliknya. 

"Dia sempat menukar tangki motor tersebut untuk mengelabui. Bodi motor dan bagian lain juga dicat untuk menyamarkan kalau itu barang curian," kata Kapolsek, Senin (27/4/2020). 

Merasa tipuannya berhasil, Mbendol kemudian bergambar bersama motor curian yang telah disamarkan itu lalu mengunggahnya ke laman media sosial miliknya.

Tak disangka, korban pemilik sepeda motor ternyata berteman dengan pelaku, sehingga melihat postingan Mbendol. 

"Korban kemudian melaporkan kepada petugas. Setelah dilakukan pengembangan dan pencocokan ternyata benar sepeda motornya merupakan hasil curian. Pelaku kita tangkap 25 April di kediamannya," ucap Kapolsek. 

Sementara, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Wirobrajan Ajun Komisaris Polisi Zainuri mengatakan, kepada petugas Mbendol mengaku senang dengan motor RX King tersebut.

Dia ingin memilikinya bukan untuk diperjualbelikan. 

"Pengakuannya untuk diri sendiri. Karena merasa ingin memiliki, dia suka dan tidak ada niat untuk diperjualbelikan," katanya. (Kompas.com/Tribunjogja.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mencuri Motor, Dua Eks Napi Asimilasi Ditembak Mati Polisi

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
Live
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved