Gunungkidul
Manfaatkan Benih Swadaya, DPP Gunungkidul Optimis Panen Lancar di Musim Kemarau
Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul tetap optimis masa tanam (MT) ke-2 tahun ini berlangsung lancar tanpa hambatan. Hal tersebut juga didukun
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul tetap optimis masa tanam (MT) ke-2 tahun ini berlangsung lancar tanpa hambatan. Hal tersebut juga didukung dengan ketersediaan benih.
Kabid Tanaman Pangan DPP Gunungkidul Raharjo Yuwono menyampaikan saat ini MT ke-2 sudah terlaksana.
"Saat ini sudah tertanam padi di lahan seluas 7,370 Ha dan jagung di lahan seluas 3,860 Ha," kata Raharjo dihubungi pada Selasa (05/05/2020).
Menurutnya, ketersediaan benih sudah sangat mendukung lantaran sudah disiapkan secara swadaya oleh petani untuk MT ke-2 ini. Pemerintah pusat pun turut membantu dengan menyediakan benih kedelai.
• Kondisi Ekonomi Membaik, Warga Gunungkidul Lepas Bantuan Program PKH
Beberapa waktu lalu Kepala DPP Gunungkidul Bambang Wisnu Broto juga melakukan pemantauan mengenai progres MT ke-2 di sejumlah kecamatan.
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, Bambang menyatakan proses penanaman berlangsung lebih cepat dibanding biasanya.
Hal ini terkait untuk mendukung ketersediaan pangan selama pandemi COVID-19.
"Percepatan olah lahan untuk pangan perlu dilakukan saat ini. Pekarangan rumah pun sebisa mungkin juga dimanfaatkan," kata Bambang.
Selain itu, Bambang juga mengingatkan para petani untuk menyimpan cadangan hasil panen di rumah masing-masing.
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 Gunungkidul 4 Mei 2020, Total Positif 14 Kasus
Pesan ini diberikan agar kebutuhan pangan warga tetap terjaga, mengingat sebagian besar warga Gunungkidul berprofesi sebagai petani.
DPP Gunungkidul pun optimis hasil panen MT ke-2 bisa memuaskan dan mencukupi, terutama mengingat saat ini sudah mendekati musim kemarau.
Raharjo juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan benih untuk masa tanam pada Musim Hujan (MH) periode 1.
Nantinya DPP Gunungkidul turut membantu menyediakan benih bagi para petani.
"Berdasarkan alurnya, MH 1 ini diperkirakan terjadi pada bulan Oktober mendatang," kata Raharjo.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/proses-penanaman-padi-di-pundungsari-semin.jpg)