Yogyakarta

Disbud DIY Tayangkan Kesenian Setiap Hari Secara Daring

Semenjak awal April 2020, Disbud DIY berupaya menyajikan tayangan setiap hari di kanal YouTube-nya.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Pemutaran Film Jumat di lantai 2 Dinas Kebudayaan DIY pada situasi normal diselingi diskusi setelah pemutaran film. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Beragam program kesenian yang biasa digelar Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY secara langsung terpaksa terhenti selama pandemi Covid-19.

Meskipun demikian, program-program Disbud DIY masih dapat dinikmati secara daring.

Khususnya melalui kanal YouTube “tasteofjogja disbud diy”.

Kepala Disbud DIY, Aris Eko Nugroho, menyampaikan kanal YouTube milik Disbud DIY ini sesungguhnya sudah lama menyuguhkan berbagai tayangan kesenian.

Namun, belum berjalan secara rutin.

Pemda DIY Desak Pemerintah Kota/Kabupaten Maksimalkan Penggunaan Rapid Test

Semenjak awal April 2020, dengan kondisi pandemi ini, Disbud DIY berupaya menyajikan tayangan setiap hari di kanal YouTube-nya.

“Kanal YouTube kami sudah ada cukup lama. Namun, masih kurang optimal sebab dirasa kurang kebutuhannya. Dengan kondisi pandemi ini, kami merasa media ini sekarang menjadi kebutuhan, sehingga ini menjadi peluang Disbud,” ujar Aris saat dihubungi Tribunjogja.com, Selasa (28/4/2020).

Aris menjelaskan ada dua jenis tayangan di kanal YouTube “tasteofjogja disbud diy”, yaitu tayangan yang sudah ada dan tayangan premiere (tayang perdana). 

Untuk tayangan premiere, penonton dapat menyaksikan program secara perdana pada jadwal yang dicantumkan.

Jenis-jenis tayangan yang diunggah misalnya, gendhing, serenade atau orkestra yang ditampilkan anak-anak muda, kethoprak, hingga berbagai film hasil produksi Disbud DIY.

Solidaritas Pangan Jogja Bagikan Nasi Bungkus Gratis di Tengah Wabah Virus Corona

“Serenade baru kami luncurkan April ini. Hari ini (Selasa, 28/4/2020) kami menayangkan serenade kesembilan, yaitu Bangun Pemudi Pemuda. Untuk film, contohnya Kitorang Basudara, baru ditayangkan satu hari lalu (Jumat, 27/4/2020). Film ini bercerita tentang pemuda dari luar Jogja yang sulit mencari kos-kosan,” tuturnya.

Menurut Aris, sudah ada puluhan film yang diproduksi oleh Disbud DIY, namun belum banyak masyarakat yang melihat.

Walaupun pada situasi normal, film-film ini diputar di bioskop Museum Sonobudoyo dan di ruang pemutaran lantai 2 Dinas Kebudayaan DIY setiap Jumat.

“Beberapa film kami juga menang dan masuk nominasi di tingkat nasional,” imbuhnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved