Wabah Virus Corona
Prediksi Pakar Kapan Ekonomi RI Pulih Setelah Dihantam Pandemi Virus Corona
Ekonom senior dari Universitas Indonesia Faisal Basri memperkirakan kondisi perekonomian Indonesia akan sulit pulih akibat pandemi Virus Corona (COVID
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
"Saya melihat prediksi IMF itu konservatif dan dunia akan lebih buruk dari yang dibayangkan IMF. Pada 2021, tidak akan secepat itu recovery-nya," ujarnya.
Update virus corona di Indonesia
Update virus corona terbaru Jumat (24/4/2020) total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia bertambah 436 kasus.
Sehingga total, hingga Jumat (24/4/2020) ini, jumlah kasus positif Virus Corona mencapai 8.211 orang.
Demikian disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto.
Data terbaru yang dirilis pemerintah mengungkapkan bahwa masih ada penularan virus corona yang menyebabkan kasus COVID-19 di Indonesia terus bertambah.
Berdasarkan data hingga Jumat (24/4/2020) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 436 pasien COVID-19 di Indonesia.
Dengan demikian, hingga saat ini jumlah totalnya ada 8.211 kasus COVID-19 di Tanah Air, sejak kasus ini pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.
"Kasus positif yang terkonfirmasi hari ini adalah 436 orang, sehingga totalnya menjadi 8.211 orang," ujar Yurianto.
Berdasarkan data dan periode yang sama, diketahui ada penambahan 42 pasien yang kini dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan.
Penambahan itu menyebabkan total pasien sembuh ada 1.002 orang.
Akan tetapi, pemerintah mengungkapkan kabar duka dengan masih adanya penambahan pasien COVID-19 yang meninggal dunia.
Ada penambahan 42 pasien yang meninggal dunia setelah dinyatakan positif virus corona. Sehingga, total ada 689 pasien COVID-19 yang tutup usia di Tanah Air.(Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/aturan-psbb-ojol-dilarang-bawa-penumpang.jpg)