Breaking News:

Pengumuman Kelulusan Tingkat SMA/SMK Diumumkan Secara Online pada 2 Mei

Pengumuman kelulusan tingkat SMA/SMK/SLB kelas akhir akan diumumkan pada 2 Mei 2020.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Hari Susmayanti
Dok Padmanaba
Ratusan siswa SMAN 3 Yogyakarta melakukan sujud syukur di lapangan tengah usai pengumuman kelulusan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengumuman kelulusan tingkat SMA/SMK/SLB kelas akhir akan diumumkan pada 2 Mei 2020.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Disdikpora DIY, Didik Wardaya mengatakan pengumuman kelulusan yang semula akan diumumkan pada 6 Mei 2020, dimajukan menjadi 2 Mei 2020.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbud RI Nomor 5 Tahun 2020 tentang Spesiflkasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko ljazah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020.

"Pengumuman kelulusan kan rencana 6 Mei, tetapi ada aturan Sekjen tentang ijazah, penulisan ijazah itu tanggal 2 Mei. Jadi pengumuman 2 Mei, maju empat hari," ujarnya Sabtu (25/4/2020).

Kelulusan sepenuhnya menjadi kewenangan satuan pendidikan berdasarkan hasil rapat penentuan kelulusan oleh masing-masing satuan pendidikan.

Disdikpora DIY juga memerintahkan kepada sekolah untuk mengumumkan kelulusan secara online.

"Kita memerintakan ke sekolah bahwa pengumuman dilakukan secara online tidak ada tatap muka," katanya.

Hingga Akhir April, 49 Jabatan Kades di Sleman Kosong

RSGM Soedomo Beri Layanan Konsultasi Gigi Online Gratis

Selain itu, sekolah juga diminta untuk melarang siswa melaksanakan perayaan kelulusan dengan cara konvoi sepeda motor dan kegiatan lain yang melibatkan orang dalam jumlah banyak.

"Kita imbau sekolah melarang siswanya itu melakukan perayaan kelulusan dengan melakukan konvoi segala macam. Itu sudah kita sampaikan juga," paparnya.

Selama masa tanggap darurat bencana COVID-19, sekolah dilarang untuk mengadakan acara  seremonial wisuda, perpisahan dan kegiatan lain yang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak.

"Tidak ada ceremonial, wisuda, perpisahan, penyerahan kembali anak kepada orangtua itu tidak ada, jadi konteksnya tidak ada pertemuan langsung yang melibatkan orang banyak," jelasnya. (Tribunjogja/Noristera Pawestri)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved