Kriminalitas

Viral di Media Sosial, Penjambret yang Gagal, Diduga karena Panik

Dalam rekaman video CCTV yang beredar, pelaku tampak tengah mengendarai sepeda motor dan berpura-pura menanyakan alamat kepada korban yang menggunakan

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Ari Nugroho
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang wanita paruh baya menjadi korban penjambretan pada Kamis (23/4/2020) pagi di Jalan Parangtritis, Mantrijeron, Yogyakarta.

Aksi pelaku yang terekam oleh kamera CCTV menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman video CCTV yang beredar, pelaku tampak tengah mengendarai sepeda motor dan berpura-pura menanyakan alamat kepada korban yang menggunakan sepeda.

Saat korban lengah, pelaku dengan cepat menarik kalung perhiasan yang dikenakan korban dan melarikan diri.

Namun sial, perhiasan yang dijambret pelaku diklaim tercecer tidak jauh dari lokasi kejadian.

Diduga Jambret, Pria Paruh Baya Diamuk Massa di Gondomanan Yogyakarta

Kompol Andi Mayasari, Kapolsek Mantrijeron membenarkan kejadian tersebut.

Polisi diklaim dia telah berkoordinasi untuk memburu pelaku yang disebut melancarkan aksinya tidak hanya sekali saja di wilayah itu. 

"Memang betul ada dugaan penjambretan di wilayah ini. Petugas sudah datang ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengecek. Tapi kami belum menerima laporan dari korban," katanya kepada wartawan.

Atas kejadian itu, korban tidak mengalami kerugian material karena perhiasannya gagal diambil oleh pelaku.

"Kayaknya si pelaku grogi, jadi kalungnya jatuh setelah menarik paksa," ucapnya.

Nekat Menjambret Handphone Milik Kapolsek Matraman, Kaki Wawan Didor Polisi

Menurut kapolsek, percobaan penjambretan itu terjadi pada Kamis, 23 April 2020.

Petugas kepolisian setempat, kata dia telah melakukan penyelidikan dan mencari rekaman CCTV atau petunjuk lainnya yang mengarah kepada ciri-ciri pelaku. 

Dia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap orang yang melintas dan tetap waspada.

Terkhusus terkait situasi sekarang yang sedang pandemi wabah Corona.

"Tinggal di rumah saja kalau tidak ada yang penting-penting amat dan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan tidak mudah percaya sama orang baru dikenal," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved