Otomotif
Metomorfosa Grand Bulus Ke Super Cub ala Agung Trilaksono
Bagaimana jadinya bila motor Honda Astrea Grand diubah bentuknya menjadi tampilan ala super cub.
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bagaimana jadinya bila motor Honda Astrea Grand diubah bentuknya menjadi tampilan ala super cub.
Agung Trilaksono melakukannya.
Pria yang memiliki latar belakang seniman ini mengerjakan sendiri kostum motor bebek pabrikan Honda yang lebih dikenal dengan sebutan Honda bulus tersebut.
Rombak total adalah yang dilakukan Agung. Rangka dan mesin saja dari Honda bulus pabrikan tahun 1992 ini yang disisakan.
Selebihnya, kreasi Agung bekerja dengan memperhatikan detil setiap bagian. Bicara konsep kostum, Agung lebih senang menyebutnya dengan simple super cub.
Bila motor super cub kerap menyematkan fairing penuh pada bodi sehingga memiliki kesan padat, tidak dengan motor ini. Agung memilih menghilangkan fairing untuk mendapatkan kesan motor yang lebih sederhana.
Untuk memperkuat konsep super cub ala Agung, beberapa bagian dan part motor ini terlihat berbeda dari kebanyakan tampilan kostum bebek empat tak yang masih diproduksi oleh Honda dengan seri terbaru ini.
Pada bagian depan, Agung memilih memasang suspensi lebih panjang dengan memasang selebor depan hampir tak berjarak dengan ban sehingga motor nampak memiliki kaki yang jenjang.
Selanjutnya, head lamp atau lampu depan motor memakai bentuk bulat ala Honda 70 dengan aksen kanopi minimalis sehingga terlihat lebih retro.
• JADWAL Kereta Api Daop 6 Yogyakarta Mulai Senin 20 April, Solo, Surabaya, Cilacap hingga Gambir
Kesan klasik kembali nampak dengan pemilihan spion berbentuk bulat.
"Secara konsep besar acuannya super cub atau ke pitung. Namun diberi aksen aksen yang kira-kira cocok saja untuk diterapkan di motor ini," kata Agung.
Aksen yang dimaksud Agung bisa dilihat pada bagian batang bodi yang diberi tambahan besi yang bisa difungsikan sebagai tempat membawa barang. Selanjutnya di bagian belakang motor disematkan semacam back rack layaknya motor Vespa.
Di bagian suspensi belakang, agar tampilan motor belakang terlihat semakin kokoh dengan pemakaian ban lebar, Agung menggunakan shock variasi takegakawa tabung 340 mm.
Sementara itu, pemilihan warna hitam penuh untuk bodi motor hingga block mesin nampak serasi dengan pemilihan velg dan ban yang memiliki aksen silver dan putih.
Untuk velg depan dan belakang Agung menggunakan velg Rossi ring 17 dengan ukuran ban depan 80/90 dan ban belakang 60/100.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/metomorfosa-grand-bulus-ke-super-cub-ala-agung-trilaksono.jpg)