Update Corona di DI Yogyakarta

MTsN 3 Sleman Gunakan TikTok Sebagai Media Pembelajaran

MTs Negeri 3 Sleman melakukan pembelajaran dengan cara yang cukup unik, yakni memanfaatkan teknologi dan media sosial kekinian.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
MTsN 3 Sleman Gunakan TikTok Sebagai Media Pembelajaran 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sudah hampir satu bulan para siswa dan guru di DIY melakukan pembelajaran daring dari rumah.

Untuk mengatasi kepenatan siswa, para guru dituntut  untuk lebih kreatif dalam  memberikan pelajaran maupun penugasan.

MTs Negeri 3 Sleman, misalnya, melakukan pembelajaran dengan cara yang cukup unik, yakni memanfaatkan teknologi dan media sosial kekinian.

Deti Prasetyaningrum, staf Humas MTsN 3 Sleman mengatakan di pelajaran yang diampunya, yaitu TIK, dia meminta siswa membuat video TikTok tentang mencuci tangan yang benar.

Belajar Ekosistem Lewat Pop Up Karya Mahasiswa UNY

Selain itu, membuat poster tentang Covid-19 melalui aplikasi di gawai siswa serta menulis pengalaman mereka saat belajar di rumah melalui e-mail.

"Untuk tugas video, anak-anak lebih happy jika menggunakan TikTok. Harapannya bisa menghibur mereka, mengurangi penat, dan berkreasi," ujar Deti, Jumat (17/4/2020).

Video tersebut pun yang  terpilih akan diunggah ke akun Instagram MTsN 3 Sleman.

"Ke nomor guru dulu, nanti hasil seleksi kami upload di Instagram MTsN 3 Sleman. Selain itu, saya meminta kepada bapak ibu guru yang lain untuk memviralkan di grup yang mereka miliki dan grup kelas masing-masing," paparnya.

Dia menjelaskan, materi yang diajarkan sebenarnya masih tentang Microsoft Excel.

Solidaritas Pangan Jogja Bagikan Nasi Bungkus Gratis di Tengah Wabah Virus Corona

Namun karena tidak semua siswa mempunyai laptop atau komputer, maka selama belajar di rumah ia selingi dengan tugas penggunaan aplikasi yang ada di gawai mereka. 

"Paling banyak menggunakan Photo Editor, jadi tugasnya membuat poster. Topik saya pilih Covid-19, supaya anak wawasannya lebih luas dan bisa saling memotivasi, menginspirasi, dan saling menjaga melalui karya mereka," tuturnya.

Deti menambahkan, di MTsN 3 Sleman, TIK masuk ke dalam salah satu program literasi, yaitu literasi digital.

Deti juga mengajar untuk mata pelajaran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Untuk bahasa Indonesia, di pertemuan depan ia berencana mengajak  anak-anak membuat cerita fabel sendiri dengan tokoh protagonis "Si Imun" dan tokoh antagonis "Corona".

Sementara, untuk bahasa Inggris, dua minggu ke depan akan membuat vlog tentang pengalaman dalam masa wabah Covid-19.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved