Wabah Corona
Tips Sukses Jalani Physical Distancing Bagi Mahasiswa yang Tinggal Indekos
Jika banyak waktu luang, baik juga untuk mengagendakan belajar hal-hal baru, semisal software baru, menulis buku, dan aktivitas produktif lainnya. Seh
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Peraturan physical distancing (pembatasan jarak fisik) telah diberlakukan hampir satu bulan belakangan.
Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi setiap orang. Satu di antara kelompok masyarakat yang paling merasakan tantangan ini ialah mereka yang tinggal indekos.
Terlebih, seorang mahasiswa yang biasa tinggal di kamar 2x3 m. Terkait hal ini, Diana Setiyawati, Kepala Centre for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi UGM memiliki beberapa tip untuk dilakukan.
• Antisipasi Virus Corona, Satpol PP Kota Yogya Patroli Physical distancing
"Yang utama, selalu berpikir positif. Berpikir negatif akan membuat kita takut dan cemas. Berpikir positif akan membuat kita menjadi tenang dan kalem. Jadi sesungguhnya berpikir positif dapat mengatasi kecemasan yang muncul," ujar Diana, Selasa (14/4/2020).
Yang kedua, lanjut Diana, terapkan hidup sehat. Di antaranya mandi secara teratur dan menjaga kebersihan.
Selain itu, rutin berjemur dan berolahraga di depan kamar. Sesekali tentu perlu untuk keluar kamar, namun tidak perlu mencari tempat yang jauh.
Untuk mengatasi kejenuhan, kata Diana, dapat juga dengan merancang breakdown tugas kuliah atau pekerjaan menjadi agenda-agenda kecil.
• Dukung Physical Distancing, Kantor Pos Yogyakarta Beri Layanan Qposin Aja
Berikutnya, tetap berkomunikasi dengan orang lain. "Tetap terhubung dengan teman lewat daring, jika perlu agendakan telepon atau chatting rutin dengan teman-teman untuk curhat atau tanya kabar secara rutin," paparnya.
Jika banyak waktu luang, baik juga untuk mengagendakan belajar hal-hal baru, semisal software baru, menulis buku, dan aktivitas produktif lainnya. Sehingga memunculkan kepuasan baru jika kita berhasil melakukannya.
Diana menambahkan, jika merasakan kecemasan dan ketegangan, lakukan relaksasi, tarik nafas dalam untuk menenangkan diri.
Terakhir, lanjut dia, tingkatkan spiritualitas, baca dan dengar nasihat agama dalam menghadapi kesulitan hidup. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/suspect-virus-corona-driver-ojol-sempat-kabur-dari-karantina-diisolasi-usai-antar-prt-wna-positif.jpg)