Penjelasan Ahli, Kenapa Tak Perlu Ada Penolakan Jenazah Pasien Virus Corona
Pakar mikrobiologi ini menjelaskan ketika jenazah telah dibungkus dan dikubur maka virus akan ikut mati.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Mona Kriesdinar
"Jenazah telah dibungkus sedemikian rupa agar tidak bocor dan dijamin keamanannya," paparnya.
Terpisah, Dokter Ahli Forensik RSUP Dr Sardjito dr. Lipur Riyantiningtyas, SpF., SH mengatakan penanganan jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) maupun jenazah positif Covid-19 sudah sesuai dengan standar Kemenkes maupun WHO.
Sehingga jenazah keluar dari kamar jenazah sudah dalam kondisi aman.
• Pentagon Berburu 100 Ribu Kantong Jenazah untuk Korban Virus Corona
"Pada saat di bangsal, petugas dari kamar jenazah datang itu sudah membawa peralatan untuk melakukan disinfektan terhadap jenazah. Sehingga jenazah yang ada di bangsal di setiap lubang lubang tubuh dan juga di tempat yang ada luka sudah akan ditutup dulu menggunakan kapas yang sudah diberi disinfektan," katanya.
Kemudian jenazah akan dimasukkan ke dalam kantong plastik dan setelah itu jenazah diberi disinfektan.
Sebelumnya, pada saat diberikan kapas di setiap lubang, jenazah juga telah diberi disinfektan baru kemudian semua lubang pada organ tubuh dan semua luka ditutup dengan kapas yang ada disinfektan.
Setelah itu jenazah kembali diberi disinfektan kemudian dimasukkan dalam plastik.
Setelah masuk ke plastik, jenazah akan disinfektan lagi kemudian dimasukkan ke kantong jenazah yang diberi disinfektan baru setelah itu dimasukkan dalam brankar dan dibawa ke kamar jenazah.
Begitu sampai kamar jenazah maka jenazah akan dilakukan disinfektan lagi.
"Setelah sampai di kamar jenazah maka jenazah akan dilakukan rukti atau yang muslim akan dilakukan tayamum kemudian setelah itu jenazah disucikan kemudian dikafani. Pada saat dikafani juga disinfektan lagi kemudian dimasukkan plastik. Plastik yang dari bangsal tadi tidak dilepas tapi ditaruh dikafani setelah dikafani kemudian jenazah akan dilakukan penyucian," ungkapnya.
• Tiga Faktor yang Mempengaruhi Penularan Virus Corona ke Tubuh Manusia
Setelah itu dimasukkan kantong jenazah dan ditutup.
Kemudian disemprot lagi dengan cairan disinfektan dan jenazah dimasukkan dalam peti.
Setelah masuk ke dalam peti lalu disemprot lagi dengan disinfektan baru kemudian peti akan ditutup.
Penutup jenazah juga dilakukan dengan silikon kemudian dipaku.
Setelah selesai peti jenazah akan disinfektan lagi sebelum dilakukan pemakaman.
"Kalau nanti pada saat akan dilakukan pemakaman kemudian dinaikkan ke dalam ambulance maka sebelum dinaikkan ke ambulance pun peti itu juga akan disemprot lagi dengan disinfektan," paparnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gambar-virus-corona.jpg)