Lelucon Warganet, Sebut Siwon Super Junior Sudah Cocok Jadi Caleg
Anggota Super Junior, Choi Siwon membuat geger para warganet di Twitter. Setelah sempat mampir ke rumah Raffi Ahmad dan membeli mie instan di toko
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Anggota Super Junior, Choi Siwon membuat geger para warganet di Twitter. Setelah sempat mampir ke rumah Raffi Ahmad dan membeli mie instan di toko, kini Siwon mencuit beberapa hal dalam bahasa Indonesia.

“Social distancing. Bener. Sangat penting, tetapi jangan sampai hati kita juga jauh. Ayo! Hari ini juga kita semangat bersama! (Tapi panas ya… omg..),” ucapnya dalam akun Twitter resmi @siwonchoi, Kamis (2/4).
Tak hanya itu, ia juga mengajak penggemar untuk ikut makan mie bersamanya.

Dari cuitan berbahasa Indonesia itu, banyak yang mengira Siwon akan menjadi calon legislatif di Indonesia. Tentu saja, itu hanyalah sebuah candaan.
“Sumpah lama-lama lo nyaleg aja lah disini,” ungkap @oohsarnas_.
“LU BUAT PARTAI DI INDONESIA DEH GUE SIAP DUKUNG!!,” kata @golongansiapa.
“Tuh kan lama2 tulisannya udah gak formal lagi, lama2 bakal "elu gw" nih gaya bicaranya,” kata @IrmaGaemfly187_.
Akun @makmummasjid juga membuatkan tagline untuk Siwon yakni ‘pemimpin yang yoi? Ya Siwon Choi’.

Banyak juga dari warganet yang terheran-heran. Mereka tak membayangkan, sepuluh tahun dari tahun mereka pertama kali menyukai K-Pop, para idola Korea kini kerap berbahasa Indonesia.
“WOI DIA NGETIK KATA "BENAR" UDAH JADI "BENER" MENUNJUKKAN BAHWA ENERGI +62 UDAH MERESAP KEJIWA NYA,” jelas @ketenganfilter.
Dalam akun resmi Twitternya, pria yang juga menjadi Regional Ambassador for UNICEF East Asia dan Pacific itu menyemangati warga Indonesia yang sedang berjuang mengatasi penyebaran virus corona di dalam negeri.
Ia menggunakan bahasa Indonesia untuk menarik lebih banyak massa.

“Dengan dampak dari virus corona (Covid-19) dan dipenuhi dengan ketakutan untuk masa depan yang tidak pasti disertai kebingungan dan kesulitan besar,” bukanya dalam cuitan yang diunggah Minggu (22/3/2020) pukul 19.25.
“Tetapi kita percaya bahwa musim semi pasti akan datang setelah musim dingin. Bencana pasti akan dipulihkan, diperbarui dan juga seperti halnya hati kita yang terluka akan sembuh. Kita akan bangkit berdiri lagi,” tambahnya.
“Saya percaya bahwa berbagi kasih dan perhatian, dorongan yang hangat dan bahkan hal-hal kecil pada saat seperti ini akan menyembuhkan semua ini,” katanya.