Yogyakarta
Komisi A DPRD DIY: Usulan Anggaran Tambahan Penanganan Covid-19 DIY Rp 26,9 Miliar Harus Transparan
Ia menyebut, ada 246 desa tangguh bencana di DIY dan 88 satuan pendidikan aman bencana, serta di Kota Yogyakaryta sendiri ada 115 Kampung Tangguh Benc
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Usulan rencana anggaran dana tambahan untuk penanganan Covid-19 yang bersumber dari Pemda DIY mencapai Rp 26,9 miliar.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto.
Ia mendapat laporan jika anggaran tambahan penanganan diusulkan mencapai Rp 26,9 miliar.
Nantinya, Eko berharap, anggaran tersebut mampu dialokasikan secara masif dan tepat sasaran.
Ia juga mendorong supaya Pemda DIY untuk melakukan penyelarasan perencanaan.
• DPRD DIY Tahan Perjalanan ke Luar Negeri Demi Atasi Pandemi Corona
Serta, anggaran tambahan tersebut supaya dipercepat dalam upaya penanganan Covid-19 di DIY kali ini.
"Dalam rapat dengan Gugus Tugas Pemda DIY tadi, disampaikan bahwa rencana anggaran penanganan darurat Covid-19 DIY Rp 26,9 miliar. Kita harapkan Pemda DIY jujur dan transparan serta melibatkan partisipasi masyarakat," ujarnya.
Eko juga mengimbau supaya Pemda DIY juga perlu menggandeng kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) supaya menambah kekuatan fiskal dalam penanganan Covid-19 di DIY.
"Perlu juga kami imbau supaya Pemda juga menggandeng perusahaan supaya penanganan semakin maksimal," paparnya.
Selain itu, lanjut Eko, Pemda DIY juga perlu menekankan sosialisai dan edukasi terkait pandemi Covid-19 saat ini.
Ia menyebut, ada 246 desa tangguh bencana di DIY dan 88 satuan pendidikan aman bencana, serta di Kota Yogyakaryta sendiri ada 115 Kampung Tangguh Bencana.
"Mereka perlu di edukasi dan dilibatkan untuk penanganan Covid-19 di DIY," ujarnya.
• Dampak Corona, Mal di Yogyakarta Batasi Jam Operasional
Politisi PDIP itu pun juga menyebut jika peran 30.585 anggota Satlinmas dan 328 anggota SAR DIY juga wajib dilibatkan dan delapan posko tanggap dari Satpol PP.
"Semua elemen wajib dilibatkan. Potensi SDM ini bisa dioptimalkan untuk membantu pemerintah dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas tentang Covid 19 ini," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/eko-suwanto-mendesak-pemda-diy-supaya-transparan-dan-tepat-sasaran.jpg)