Kulon Progo
Stok Beras di Kulon Progo Aman
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo pastikan stok beras di Kulon Progo aman, khsususnya di tengah merebaknya Pandemi Covid-19 saat ini.
Penulis: Andreas Desca | Editor: Ari Nugroho
Laporan reporter tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo pastikan stok beras di Kulon Progo aman, khsususnya di tengah merebaknya Pandemi Covid-19 saat ini.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Aris Nugraha, Senin (30/3/2020) yang menyampaikan bahwa saat ini Kulon Progo tengah memasuki masa panen raya.
Menurut pemetaan yang dilakukan jajarannya, prediksi luas panen padi bulan Maret sampai dengan Mei 2020, mencapai 8.402,4 hektar yang terbagi di 12 kapanewon se Kabupaten Kulon Progo.
• Sleman Siap Keluarkan 80 Ton Beras Jika Status KLB
"Dengan luasan tersebut, prediksi produksi Gabah Kering Giling sebesar 54.615,6 ton atau sebesar 34.440,8 ton beras," katanya.
Menurutnya, pada bulan Maret 2020, ini luas panen total Kabupaten Kulon Progo seluas 1.190,9 hektar (ha), dengan rincian Kapanewon Temon 56,6 Ha, Wates 152,6 Ha, Panjatan 80,6 Ha, Galur 7,7 Ha, Sentolo 125,7 Ha, Pengasih 238,9 Ha, Kokap 17,3 Ha, Girimulyo 43,2 Ha, Nanggulan 90,2 Ha, Kalibawang 5,8 Ha, dan Samigaluh 372,3 Ha.
"Luas panen tertinggi di wilayah kapanewon Samigaluh, Pengasih, Sentolo dan Wates," katanya.
Dari luasan panen di bulan Maret seluas 1.190,9 ha tersebut, diprediksi olehnya akan memproduksi sebesar 7.740,85 ton Gabah Kering Giling atau sebesar 4.881,38 ton beras.
"Dari total beras yang di produksi seberat 34.440,8 ton tersebut, ketersediaan bahan pangan utama yaitu beras di kabupaten kulon progo akan tercukupi. Bahkan sampai musim panen berikutnya yaitu di bulan Desember 2020 masih aman," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/panen-raya-padi-di-kulon-progo.jpg)