Update Corona di Klaten

PMI Klaten Semprot Disinfektan 90 Mobil Armada Go Car Papi Jahat

Driver go car yang mobilnya disemprot cairan disinfektan untuk mencegah virus corona tersebut, tergabung dalam komunitas Paguyuban Piyantun Jarang Ist

Dok Pemkab Klaten
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten melakukan penyemprotan disinfektan terhadap 90 armada mobil Go Car yang diadakan di Taman Lampion Klaten, Jumat siang, 27 Maret 2020 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten melakukan penyemprotan disinfektan terhadap 90 armada mobil Go car yang diadakan di Taman Lampion Klaten, Jumat siang, 27 Maret 2020.

Driver go car yang mobilnya disemprot cairan disinfektan untuk mencegah virus corona tersebut, tergabung dalam komunitas Paguyuban Piyantun Jarang Istirahat atau Papi Jahat Klaten.

Mulai pukul 12.30 sampai pukul 13.15 WIB, armada go car yang melayani customer di wilayah Kabupaten Klaten tersebut mulai berdatangan ke Taman Lampion Klaten dan diparkir secara rapi.

Kemudian semua mobil dibuka baik pintu kanan kiri mobil baik depan dan pintu belakang mobil, tujuannya untuk memudahkan relawan PMI Klaten untuk menyemprotkan cairan disinfektan guna memutus penyebaran virus Corona.

Rektor UNY, Sutrisna Wibawa Bersama Tokoh Pemuda dan Warga Semprot Disinfektan di Gunungkidul

"Relawan PMI yang bertugas menyemprotkan cairan disinfektan pada puluhan mobil go car Klaten sebanyak 15 relawan. Dengan penyemprotan cairan disinfektan diharapkan para driver Go Car Papi Jahat Klaten merasa tenang karena sudah aman dari virus termasuk virus corona dan customer juga merasa tenang naik Go Car," kata Ketua PMI Klaten, Purwanto.

Setelah penyemprotan pertama oleh PMI ini, kata Purwanto, nantinya para driver Go Car dari Papi Jahat ini dapat secara mandiri maupun secara berkelompok melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara periodik.

Sehingga semua armada go car yang beroperasi di wilayah Kabupaten Klaten dapat terbebas dari berbagai kuman penyakit dan agar mobil juga dilengkapi hand sanitizer sehingga sewaktu-waktu dapat digunakan baik oleh driver Go Car maupun para customer.

Sementara itu Ketua Komunitas Go Car Papi Jahat Kabupaten Klaten, Bintang mengucapkan terimakasih kepada PMI Kabupaten Klaten yang telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan kepada puluhan armada mobil milik driver Go Car.

Dengan penyemprotan cairan disinfektan para driver go car merasa tenang, karena mobil sudah dalam kondisi steril dari kuman penyakit termasuk virus Corona dan semoga nantinya para customer juga merasa aman dan nyaman.

Cegah Virus Corona, Warga Mudal Swadaya Pasang Alat Semprot Disinfektan Otomatis

Bintang mengatakan, sejak merebak virus Corona maka para driver Go Car dari komunitas Papi Jahat Klaten juga terkena dampaknya, karena orderan Go Car turun drastis.

Sebelum ada virus Corona dari 90 armada go car biasanya yang beroperasi sekitar 70 armada dan dilakukan secara gantian dari setiap driver Go Car sehingga semuanya mendapatkan penghasilan dari Go Car.

Namun, kata Bintang, sejak virus Corona merebak di wilayah Indonesia, khusus untuk Klaten yang beroperasi tinggal sekitar 10 driver Go Car dan yang lainnya tidak beroperasi.

Orderan yang diminta costumer biasanya mengantar ke Bandara Adi Sucipto Yogyakarta, belanja ke mal di Yogyakarta maupun wisata baik di Jawa Tengah maupun di Yogyakarta.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved