Wabah Virus Corona
Tips Membuang Masker Bekas Agar Tak Menularkan Virus Corona dan Mencegah Penyalahgunaan
Banyaknya orang yang mencari masker di tengah pandemi ini pun sudah banyak dimanfaatkan oknum tertentu meraup untung.
Tips Membuang Masker Bekas Agar Tak Menularkan Virus Corona dan Mencegah Penyalahgunaan
TRIBUNJOGJA.COM - Di tengah pandemi virus corona, masyarakat mengenakan masker untuk melindungi diri dari penularan virus corona penyebab COVID-19.
Banyaknya orang yang mencari masker di tengah pandemi ini pun sudah banyak dimanfaatkan oknum tertentu meraup untung.
Masker surgery dijual dengan harga selangit. Di pasaran pun terjadi kelangkaan stok.
Menurut Kementerian Kesehatan, masker bekas sekali pakai yang kini makin langka rentan bisa disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab.
Masker bekas sekali pakai yang dibuang sembarangan dikhawatirkan dapat didaur ulang dan dijual kembali ke pasar.
Padahal, masker sekali pakai yang sudah digunakan bisa menjadi media penyebaran virus dan penularan penyakit, seperti virus corona. Untuk mencegah penularan virus corona akibat daur ulang masker bekas sekali pakai, setiap orang bisa berperan mengelola limbah masker bekas pribadi ini.
Ada beberapa langkah membuang produk perlindungan diri tersebut.
Berikut cara membuang masker bekas sekali pakai untuk mengurangi risiko kesehatan:
1. Kumpulkan masker bekas pakai
Penggunaan masker yang tidak digunakan di lingkup pelayanan kesehatan bisa dikelola secara mandiri.
Demi efisiensi, sebelum membuang masker bekas sekali pakai, Anda disarankan untuk mengumpulkan semua masker bekas pakai.
Tempatkan masker bekas ini di tempat yang sekiranya aman dan tidak gampang menyebarkan penyakit.
2. Disinfeksi dengan pemutih
Setelah masker terkumpul, lakukan disinfeksi dengan memberikan cairan disinfektan ke masker bekas sekali pakai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peneliti-temukan-pasien-pertama-terinfeksi-virus-corona-di-wuhan.jpg)