Bantul
Stok APD Penanganan COVID-19 di Bantul Terbatas, Hanya Cukup sampai 3 Bulan
Pemerintah Bantul sejauh ini terus mengupayakan kebutuhan medis tersebut dengan melakukan pengadaan barang. Kendati, stoknya sampai saat ini masih te
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan Coronavirus Disease atau COVID-19 saat ini, sangat dibutuhkan.
Terutama bagi tenaga medis sebagai garda depan.
Pemerintah Bantul sejauh ini terus mengupayakan kebutuhan medis tersebut dengan melakukan pengadaan barang.
Kendati, stoknya sampai saat ini masih terbatas. Diperkirakan hanya cukup untuk 2 sampai 3 bulan kedepan.
"Kita perhitungkan kalau situasi normal, (stok) bisa bertahan dua sampai tiga bulan. Dengan asumsi, mestinya kalau sesuai dengan tanggap darurat bencana sudah selesai. Tetapi kalau situasinya berubah, kita tidak tahu (cukup tiga bulan atau tidak)," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Rahardjo, saat melakukan peninjauan stok APD di gudang farmasi Komplek Perumahan Bantul Timur, Desa Trirenggo, Bantul, Jumat (27/3/2020).
Didalam gudang milik Dinas Kesehatan Bantul tersebut, tersedia macam-macam obat dan alat pelindung diri.
Seperti Cover all suite tersedia sebanyak 320 pcs.
Jumlah tersebut dengan catatan sebagian sudah didistribusikan ke-27 puskemas di Bantul. Masing-masing puskemas telah mendapatkan 25 pcs.
• Puluhan UMKM Sleman Produksi APD, Masker dan Sanitizer dengan Harga Normal, Ini Daftarnya
Kemudian, ada masker N-95 sebanyak 982 pcs, masker bedah 160.600, handscoon (sarung tangan) 26.000, alkohol 1.425 liter dan hand sanitizer 1.273 botol ukuran 500 mililiter.
Gudang farmasi, juga telah kedatangan stok baru berupa 1.000 cover all suite dari pemesanan yang telah dilakukan sebelumnya.
Menurut Agus, masih ada pemesanan barang yang belum datang.
Di antaranya, masker bedah 7.000 bok, masing-masing bok berisi 50 masker.
Kemudian, cover all suite 6.500 pcs, alkohol 900 botol, hand sanitizer 1.625 botol dan rapid tes COVID-19 serta trermo gun, sambil menunggu distribusi dari Pemerintah Pusat melalui Provinsi.
"Semoga dalam beberapa hari, bisa sampai ke gudang farmasi," ujar dia.
Patuhi Instruksi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peninjauan-ke-gudang-farmasi-milik-dinas-kesehatan-bantul.jpg)