Breaking News:

Cara Merawat Ban untuk Kendaraan yang Lama Tak Dipakai

Ban kendaraan yang jarang dipakai membuat tekanan udara di dalamnya bisa berkurang, sehingga perlu perawatan tersendiri

NET
ILUSTRASI 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah meminta seluruh warga untuk sementara waktu tetap berada di rumah. Pekerjaan, sekolah dan ibadah pun disarankan untuk dilakukan di rumah masing-masing. Ini dilakukan sebagai upaya untuk membendung penyebarang Virus Corona di Indonesia.

Karena hal itu pula, kendaraan-kendaraan banyak yang diparkir di rumah dalam jangka waktu lama.

Komponen yang biasanya berisiko rusak satu di antaranya adalah ban.

Nah, bagaimana perawatan ban untuk mobil yang lama tak dipakai? Berikut tipsnya sebagaimana dilansir kompas.com ;

1. Menjaga tekanan udara

On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal menjelaskan, ban kendaraan yang jarang dipakai membuat tekanan udara di dalamnya bisa berkurang. Hal ini terjadi karena konstruksi ban yang memang tidak dibuat dalam kondisi yang benar-benar padat.

Melainkan ada pori-pori yang bisa menyebabkan udara di dalam ban secara perlahan keluar sendiri jika lama tidak digunakan.

“Minimal seminggu sekali dilakukan pengecekan tekanan udara, kalau tidak digunakan kan ban bisa kempes. Pencegahannya ya harus digunakan,” katanya kepada Kompas.com, Kamis (26/3/2020).

2. Periksa benda yang menempel di sela-sela ban

Seiring dengan penggunaannya, tentunya ada saja benda-benda yang menempel pada karet ban. Baik berupa kerikil kecil ataupun benda tajam yang selama ini jarang diperhatikan.

Halaman
12
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved