Wabah Virus Corona
Pahami Cara dan Alur Virus Corona Penyebab COVID-19 Menginfeksi Tubuh
Setiap hari, publik disuguhkan sejumlah data berapa banyak kasus pasien positif virus corona dan angka kematian yang cukup tinggi di Indonesia.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Rina Eviana
Layaknya perompak di lautan, mereka bisa saja nemplok di membran sel.
Setelah nemplok, mereka baru memulai untuk membajak sel metabolisme tubuh.
Tentu, sel tubuh yang ketakutan itu mau tak mau bekerjasama dengan perompak.
Mereka mulai menggandakan diri sebagai virus dan menyerang sel-sel lain.
Memasuki fase ini, umumnya pasien akan mengalami gejala berupa radang tenggorokan atau batuk kering.
• Penjelasan Tingkatan Status dari ODP, PDP, Suspek hingga Positif Corona Covid-19
Setelah sukses membuat manusia batuk-batuk, virus itu kemudian merambat turun secara progresif ke trakea dan menuju paru-paru.
Sesampainya mereka di paru-paru, membran mulkosa akan meradang.
Itu akan merusak alveoli atau kantung paru-paru.
Jika kantung rusak, maka fungsi paru-paru untuk memompa oksigen ke seluruh tubuh dan membersihkan karbon dioksida dari darah menjadi terhambat.
Lambat laun, aliran oksigen yang mampet membuat paru-paru terisi cairan, nanah atau sel mati.
Pada fase ini, pasien disebut mengalami pneumonia atau infeksi paru-paru.
Dari alur tersebut, diketahui bahwa virus ini tak lantas menyerang paru-paru.
Mereka bergerak senyap dan memilih untuk hinggap di pinggir paru-paru dulu baru berjalan ke tengah.
Ini juga yang membuat para dokter di China sempat kecolongan.
Sebagian besar tes paru-paru di RS tak memeriksa bagian pinggir.
