Gunungkidul

KBM di Rumah, Sekolah di Gunungkidul Siapkan Sistem Pembelajaran Daring

KBM di Rumah, Sekolah di Gunungkidul Siapkan Sistem Pembelajaran Daring

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul resmi menerapkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumah.

Penerapan berdasarkan instruksi Pemda DIY ini sebagai antisipasi penyebaran COVID-19.

Sejumlah sekolah pun langsung bergerak cepat menjalankan instruksi tersebut.

Termasuk menyiapkan edaran ke pelajar hingga materi untuk dipelajari di rumah.

SMP Negeri 1 Playen misalnya sudah menyiapkan panduan pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online.

Guru-guru pun diminta untuk menyiapkan seluruh materi pelajaran selama masa KBM tersebut.

"Panduan dikeluarkan untuk menjamin kualitas pembelajaran daring tetap sama dengan pembelajaran tatap muka," jelas Kepala SMPN 1 Playen Syaebani melalui pesan singkat.

Berdasarkan panduan yang diberikan Syaebani, proses pembelajaran daring ini berlaku bagi semua tingkat pelajar. Setidaknya ada 12 materi pelajaran yang sudah disiapkan untuk KBM.

Ikuti Instruksi Gubernur, Disdikpora Gunungkidul Berlakukan KBM di Rumah

BREAKING NEWS : Balita Positif Virus Corona di DIY Dinyatakan Sembuh

Enam orang pun ditunjuk untuk menjadi supervisor dari program KBM daring ini.

Tugasnya antara lain memantau proses belajar hingga membantu guru yang kesulitan dalam menerapkan model ini.

"Panduan sendiri mengacu pada proses pembelajaran daring SPADA 2019 Dirjen DIKTI," kata Syaebani.

Serupa dengan SMPN 1 Playen, SMPN 1 Tepus pun meminta seluruh tenaga pengajar untuk menyiapkan materi, ringkasan, atau soal sesuai pelajaran selama masa KBM di rumah.

Kepala SMPN 1 Tepus Heriyanto mengatakan pemantauan dan interaksi antara guru dan pelajar bisa mengandalkan jaringan internet dengan perangkat komputer atau ponsel pintar.

Selama masa KBM di rumah ini, Heriyanto memastikan para guru dan karyawan tetap berada di sekolah untuk melayani kepentingan administrasi pelajar dan orang tuanya.

"Namun kami imbau para pelajar agar tidak bepergian jauh dari wilayahnya dan sebisa mungkin tetap berada di rumah," ujarnya.(Tribunjogja/Alexander Ermando)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved