Breaking News:

Yogyakarta

BREAKINGNEWS : Sultan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana DIY

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono menyatakan status tanggap darurat bencana Covid-19 di DIY melalui Keputusan Gubernur DIY nomor 65/KEP/2020.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono menyatakan status tanggap darurat bencana Covid-19 di DIY melalui Keputusan Gubernur DIY nomor 65/KEP/2020.

Berdasarkan keputusan tersebut, status tanggap darurat bencana dimulai 20 Maret hingga 29 Mei 2020.

Selanjutnya, status tanggap darurat dapat diperpanjang sesuai dengan perkembangan yang ada.

Selain itu, melalui SK Gubernur tersebut, Sultan menugaskan Wakil Gubernur DIY untuk mengambil langkah dan tindakan yang diperlukan untuk mencegah dan menangani dampak buruk yang ditimbulkan, antara lain meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi, isolasi, perlindungan, pengurusan, penyelamatan, serta pemulihan korban Covid-19.

Kepala BPBD DIY sekaligus Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Biwara Yuswantana menjelaskan bahwa keputusan tersebut ditandatangani per 20 Maret 2020.

Pemerintah Pesan Jutaan Butir Dua Jenis Obat yang Diklaim Bisa Sembuhkan Virus Corona Covid-19

"Pertimbangan pertama di SK Gubernur adanya eskalasi (pertambahan kasus Covid-19), juga kebijakan yang ada di daerah yang lain, provinsi lain, kondisi tentang Covid-19 di DIY ternyata dalam banyak hal sifatnya impor. Maka untuk itu perlu langkah lebih masif dan intensif mencegah terjadinya penularan," bebernya, Jumat (20/3/2020).

Biwara menjelaskan dengan terbitnya SK Gubernur tersebut maka Pemda DIY akan memperoleh kemudahan dalam mengakses sumber daya dan peralatan yang dibutuhkan.

"Kita tahu kebutuhan desinfektan, APD, masker, kebutuhan lain banyak dan daerah lain juga memiliki kebutuhan yang sama. Perlu langkah-langkah yang strategis," ungkapnya.

Sementara itu, Sekda DIY yang juga menjabat sebagai Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan bahwa melalui SK Gubernur, Sultan menunjukkan keseriusannya dalam mengatasi penyebaran Covid-19

"Formalitasnya Pak Gubernur menyatakan DIY tanggap darurat maka seluruh sumber daya yang ada termasuk partisipasi masyarakat dan pemerintah bisa kita kerahkan bersama-sama," ucapnya.

Pemerintah RI Siapkan 1 Juta Alat Pemeriksaan Massal Virus Corona Covid-19

Aji menambahkan, ketika nanti ada kendala dalam mendapatkan peralatan medis, ruang isolasi, dan sebagainya, maka dengan diumumkan tanggap darurat maka dana tak terduga yang besarannya Rp 14,8 miliar dapat digunakan untuk memenuhi keperluan yang ada.

"Dari dewan sepakat, eksekutif sepakat, kita punya dana tak terduga bisa dimanfaatkan itu. Lalu Bupati Walikota nanti tentu akan menindaklanjuti dengan status masing-masing," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengeluarkan Keputusan Gubernur nomor 64/KEP/2020 tentang Pembentukan Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang ditetapkan pada 17 Maret 2020.

Perlu diketahui, dalam Gugus Tugas tersebut terdapat enam bidang yang meliputi bidang kesekretariatan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial kemasyarakatan, dan komunikasi informasi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved