Pendidikan

Pelajar DIY Akan Ikuti KBM Online pada 23-31 Maret 2020

Untuk mengendalikan penularan virus corona (Covid-19), Pemda DIY memberlakukan kebijakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring atau online mul

Tayang:
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Untuk mengendalikan penularan virus corona (Covid-19), Pemda DIY memberlakukan kebijakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring atau online mulai Senin (23/3/2020) depan.

Kebijakan tersebut berlaku mulai 23 hingga 31 Maret 2020.

Plt Kadisdikpora DIY Bambang Wisnu Handoyo mengatakan kebijakan tersebut berlaku untuk semua jenjang pendidikan.

"Semua sudah online. Cara mengunduhnya bagaimana, cara mengaksesnya, semua sudah diberitahukan di Jogja Belajar itu," ujarnya Kamis (19/3/2020).

Dengan sistem pembelajaran online tersebut, guru juga sudah bisa membuat kelas maya.

Pelajar di DIY Belajar Online di Rumah 23-31 Maret 2020

Sehingga cara guru mengajar, cara guru menyampaikan materi hingga cara guru mengevaluasi tetep berlangsung dari kelas.

"Muridnya aja yang di rumah. Edaran Pak Gubernur semua pegawai tetap di kantor," katanya

Ia memastikan, melalui KBM secara online ini guru tetap bisa memantau seluruh siswa untuk mengikuti proses KBM.

Sebab guru akan mengabsen satu-persatu siswanya yang mengikuti kelas online.

"Guru tetap bisa mengabsen muridnya langsung secara online. Jadi online bisa langsung dipantau guru, bisa dicek satu-persatu," ungkapnya.

Bambang mengatakan, KBM secara online ini nantinya akan dievaluasi pada 31 Maret 2020 mendatang.

Cegah Penyebaran Covid-19, Kampus di Magelang Laksanakan Perkuliahan Daring

"Kalau hasil evaluasi malah positif sekali, teruskan. Tapi kalau dengan online malah bikin repot orang ya nggak usah diteruskan," kata dia

Terkait pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA yang akan berlangsung pada 30 Maret - 2 April 2020 tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

"(UNBK) ndak masalah, ujian tetap ujian. Yang nggak ujian pas libur ya libur," jelasnya.

Terpisah, Kepala SMAN 1 Yogyakarta Miftakodin mengatakan sekolahnya sudah siap untuk menyelenggarakan KBM secara online.

Pasalnya guru sudah mendapat pelatihan dan juga telah dilakukan uji coba selama beberapa hari.

"Siswa sudah terbiasa dengan pemanfaatan TIK. Pembelajaran dilakukan secara real time online. Jadi guru langsung bisa mengetahui apakah siswa mengikuti apa tidak, bahkan sampai pada mengevaluasi," paparnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved