Jawa

Empat Obyek Wisata di Klaten Ditutup untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid 19, empat obyek wisata di Kabupaten Klaten ditutup mulai Senin 16 Maret 2020 samp

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho
Dok Pemkab Klaten
Pemkab Klaten menutup empat obyek wisata di Kabupaten Klaten mulai Senin 16 Maret 2020 sampai 22 Maret 2020. Empat obyek wisata yang ditutup tersebut masing-masing Obyek Mata Air Cokro (OMAC), Bukit Sidoguro, Candi Plaosan dan Candi Sojiwan. Langkah ini untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid 19, empat obyek wisata di Kabupaten Klaten ditutup mulai Senin 16 Maret 2020 sampai 22 Maret 2020.

Empat obyek wisata yang ditutup tersebut masing-masing Obyek Mata Air Cokro (OMAC), Bukit Sidoguro, Candi Plaosan dan Candi Sojiwan.

Hal ini disampaikan Ketua Satgas Percepatan Penanggulangan Virus Corona Covid 19 Tingkat Kabupaten Klaten, dr Rony Roekmito MKes yang disampaikan kepada Tim Liputan Bagian Humas Setda Klaten, Senin pagi, 16 Maret 2020.

Satgas Percepatan Penanggulangan Virus Corona Covid 19 Tingkat Kabupaten Klaten juga meminta para camat untuk memberitahukan kepada pengelola obyek wisata yang ada di wilayahnya untuk menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun di beberapa titik di lokasi obyek wisata.

Sambang Warga Bupati Klaten Ditunda untuk Hindari Penyebaran Covid-19

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Klaten, Sri Nugroho membenarkan atas petunjuk Ketua Satgas Satgas Percepatan Penanggulangan Virus Corona Covid 19 Tingkat Kabupaten Klaten, maka mulai 16 Maret 2020 ada beberapa obyek wisata yang ditutup.

Selama ditutup, petugas agar melaksanakan kegiatan kebersihan di lokasi obyek wisata masing-masing.

Sri Nugroho mengatakan, meskipun ditutup di beberapa obyek wisata tersebut sesuai arahan Satgas Percepatan Penanggulangan Virus Corona Covid 19 Tingkat Kabupaten Klaten juga disediakan sarana cuci tangan pakai sabun dengan beberapa kran air.

Misalnya di Bukit Sidoguro disiapkan 12 titik cuci tangan pakai sabun dan di OMAC disediakan 6 titik cuci tangan pakai sabun, sehingga nantinya jika obyek wisata dibuka lagi, maka sarana cuci tangan pakai sabun dapat digunakan oleh pengunjung.

Camat Prambanan, Suhardi membenarkan jika dirinya selaku Camat Prambanan diperintah langsung dari Satgas Percepatan Penanggulangan Virus Corona Covid 19 Tingkat Kabupaten Klaten untuk memberi tahu obyek wisata di wilayah Prambanan, Klaten untuk menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun.

Untuk obyek wisata di wilayah Prambanan Klaten semua sudah disampaikan agar menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun.

Awas, Jangan Sembarang Membersihkan Ponsel dengan Alkohol untuk Tangkal Virus Corona

Sedangkan Camat Jatinom, Wahyuni Sri Rahayu saat dikonfirmasi juga mengatakan, semua obyek wisata di Jatinom sudah diberi tahu untuk menyiapkan sarana cuci tangan pakai sabun.

Kemudian untuk mencegah penyebaran virus corona di Jatinom, maka Pemerintah Kecamatan Jatinom akan melakukan penyemprotan desinfektan di tempat-tempat keramaian untuk membunuh mikroorganisme patogen yang dapat menginfeksi manusia.

Camat Polanharjo, Joko Handoyo ketika dikonfirmasi Senin pagi, 16 Maret 2020 juga membenarkan, sesuai perintah Satgas Percepatan Penanggulangan Virus Corona Covid 19 Tingkat Kabupaten Klaten maka seluruh obyek wisata di Polanharjo seperti Umbul Ponggok dan obyek wisata lain menyiapkan sarana cuci tangan pakai sabun.

Tujuannya, agar dengan perilaku hidup bersih dan sehat maka virus corona dapat dicegah dan semua masyarakat hidup sehat.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved