Wabah Virus Corona

Belajar dari Kisah dan Pengalaman Pasien Virus Corona yang Sembuh di Indonesia, Jangan Panik!

Ketiganya berhasil sembuh setelah dinyatakan positif COVID-19 awal bulan Maret 2020 ini.

Editor: Rina Eviana
Kompas TV
Belajar dari Kisah dan Pengalaman Pasien Virus Corona yang Sembuh di Indonesia, Jangan Panik! 

Belajar dari Kisah dan Pengalaman Pasien Virus Corona yang Sembuh di Indonesia, Jangan Panik!

TRIBUNJOGJA.COM - Di tengah kekhawatiran penyebaran virus corona (COVD-19) di Tanah Air ada berita gembira dimana 8 pasien yang sebelumnya positif terifeksi coronavirus sembuh.

Mereka kini sudah bisa keluar dari ruang isulasi rumah sakit. Di antara pasien COVID-19 yang sembuh adalah pasien kasus 01, 02, dan 03.

Ketiganya berhasil sembuh setelah dinyatakan positif COVID-19 awal bulan Maret 2020 ini.

Belajar dari Kisah dan Pengalaman Pasien Virus Corona yang Sembuh di Indonesia, Jangan Panik!
Belajar dari Kisah dan Pengalaman Pasien Virus Corona yang Sembuh di Indonesia, Jangan Panik! (Kompas TV)

Mereka diberi kesempatan untuk bicara di depan media setelah dinyatakan sembuh. Kasus 02 kemudian meminta warga sekitar tempat tinggalnya untuk tidak panik menghadapi penyakit akibat virus Corona.

"Warga Depok, please jangan panik. Kamu semuanya harus tetap senang untuk menambahkan imun dalam tubuh," kata kasus 02 di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Ia mengatakan kepanikan justru menyebabkan imun di dalam tubuh seseorang menurun sehingga rentan terhadap virus corona.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada warga sekitar kediamannya untuk tetap kondusif dan mau menerima mereka setelah dinyatakan sembuh dari COVID-19.

"Sebagai warga Depok saya ingin bersyukur sekali perumahan sangat kondusif dan sangat menerima kami dan mengatasi semuanya," ucap wanita itu.

10 Alasan Tak Perlu Panik di Tengah Wabah Virus Corona

Dalam kesempatan yang sama, Kasus 02 meminta warga memberikan dukungan moral kepada semua pasien yang dinyatakan positif COVID-19.

Ia berharap tidak ada lagi penyebaran informasi tidak akurat tentang pribadi pasien karena bisa mengganggu kesembuhan mereka.

"Itu harus dijaga sekali. Orang luar jangan hakimi pasien positif COVID-19 dengan stigma negatif karena pasien akan jadi korban dua kali," kata Pasien 01.

Update virus corona

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Pemerintah menyatakan hingga Rabu (11/3) sore pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah dari 27 menjadi 34. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Pemerintah menyatakan hingga Rabu (11/3) sore pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah dari 27 menjadi 34. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Pemerintah memastikan jumlah pasien yang terkonfirmasi mengidap virus corona atau COVID-19 bertambah sebanyak 17 orang.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto dalam keterangan pers kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/3/2020).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved