Yogyakarta
Antisipasi Virus Corona, Disdik Kota Yogya Minta Sekolah Tunda Kegiatan Outing Class
Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta meminta sekolah di Kota Yogyakarta untuk tidak melakukan kegiatan luar sekolah.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta meminta sekolah di Kota Yogyakarta untuk tidak melakukan kegiatan luar sekolah.
Hal tersebut dituangkan dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta untuk pencegahan penularan Virus Corona pada satuan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Budi Asrori mengatakan surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran dari Kemendikbud RI.
"Kemarin tanggal 9 kami dapat surat edaran dari Kemendikbud, langsung kita berikan surat edaran tanggal 10. Jadi kegiatan outing class ditunda dulu,"katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (13/03/2020).
• Antisipasi Corona, Sekolah Giatkan Gerakan Cuci Tangan Hingga Tunda Study Tour
Kegiatan outing class yang dimaksud adalah studi wisata, perkemahan, dan jiga outbond.
Dengan demikian sekolah diminta untuk membatalkan kegiatan yang sudah direncanakan.
"Kalau sudah terlanjur ada pemungutan uang bisa dikomunikasikan dengan baik dengan orangtua dan jasa travel. Uang bisa dikembalikan," sambungnya.
Terpisah, Kepala SMPN 15 Yogyakarta, Siti Arina Budi Astuti mengatakan pihaknya telah mendapat surat edaran tersebut.
Sebagai tindak lanjut, sekolah membatalkan kegiatan perkemahan yang seharusnya dilaksanakan akhir Maret ini.
"Kami sudah mendapat dua surat edaran. Kegiatan perkemahan sudah kami batalkan, mengikuti surat edaran. Untuk tindaklanjut kami juga sosialisasikan kepada siswa terkait virus Korona ini. Kami juga ajak siswa untuk rajin mencuci tangan dan menjaga kebersihan sekolah," katanya.
Selain perkemahan yang seharusnya diikuti oleh siswa kelas VII, SMPN 15 Yogyakarta juga membatalkan kegiatan pelantikan Tonti.
Kegiatan pelantikan tersebut rencanakan akan diikuti oleh siswa kelas VII dan VII, yang diselenggarakan di luar sekolah.
• Hal-hal yang Harus Dilakukan Jika Pasien Sudah Sembuh dari Infeksi Virus Corona
"Kami juga membatalkan pelantikan itu. Rencananya kegiatan di luar sekolah, tetapi kami ganti di sekolah saja. Kami tidak berani melaksanakan di luar sekolah, karena sudah ada edaran dari dinas. Kalau untuk studi wisata sudah kami lakukan Januari lalu," lanjutnya.
"Kami juga sudah komunikasikan dengan orangtua. Karena memang orangtua juga harus tahu,"sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kota-yogya_20180731_185714.jpg)