Lifestyle
Hati-hati, Sampah yang Biasa ada di Rumah Ini Bisa Jadi Limbah Berbahaya
Popok dan pembalut sekali pakai memiliki kandungan Super Absorbent Polymer (SAP) hingga 42 persen, yang akan berubah bentuk menjadi gel saat terkena a
Dikutip dari greenguyrecycling, dibutuhkan waktu 80-200 tahun untuk mengurai sebuah kaleng.
Pemakaian kaleng sehari-hari tidak disadari menghasilkan tumpukan di tempat pembuangan sampah.
5. Baterai
Baterai memiliki proses pembuangan khusus yang tidak dapat disatukan dengan pembuangan rumah tangga lainnya.
Membuang baterai bersama sampah rumah tangga dapat mengekspos alam terhadap bahan bahan kimia yang terdapat pada baterai.
6. Pakaian
Di dunia, 100 miliar pakaian diproduksi setiap tahunnya.
Dari jumlah itu, 85 persen di antaranya berakhir di penumpunan sampah dan tidak mudah terurai.
“Penumpukan tersebut menjadi salah satu sumber gas metana terbesar yang dapat memicu pemanasan global,” cetus perempuan lulusan Teknik Lingkungan ITB ini.(TRIBUNJOGJA.COM)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cermati, 6 Sampah Rumah yang Bisa Jadi Limbah Berbahaya"
Penulis : Kontributor Bandung, Reni Susanti
Editor : Glori K. Wadrianto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-sampah-plastik-di-laut.jpg)