Liga Champions

Jika Mampu Tahan Imbang Paris Saint-Germain, Dortmund Lolos ke Babak Perempat Final

Borussia Dortmund berbekal rekor positif kala menantang Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tobias SCHWARZ / AFP
Pemain depan Dortmund asal Norwegia Erling Braut Haaland (kiri) dan pemain belakang Paris Saint-Germain Brasil Thiago Silva bersaing untuk mendapatkan bola pada Liga Champions UEFA babak 16 Besar, pertandingan sepak bola leg pertama BVB Borussia Dortmund vs Paris Saint-Germain (PSG) di Dortmund, barat Jerman, pada 18 Februari 2020. 

Kalah 0-1 pada pertemuan pertama, 18 Februari lalu, Liverpool harus menang minimal 2-0 saat menjamu Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3/2020) malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB di Anfield.

Gawat buat Liverpool, selama ditangani oleh Diego Simeone, Atletico Madrid bukan tim yang gampang disingkirkan di fase knock-out Liga Champions.

Melihat rekam jejak dari musim 2011-2012, satu-satunya cara menyingkirkan Atletico Madrid dari fase gugur Liga Champions adalah memiliki Cristiano Ronaldo.

Bermain di fase knock-out Liga Champions selama dilatih Diego Simeone, Atletico Madrid hanya bisa dibuat kalah oleh tim-tim yang diperkuat Ronaldo.

Pada 2013-2014, debut Atletico Madrid di Liga Champions ketika ditangani Simeone, Los Rojiblancos bisa melewati babak 16 besar, perempat final, dan semifinal.

Langkah mereka baru terhenti di babak final, kalah 1-4 dari Real Madrid, tim yang diperkuat CR7.

Hasil itu adalah awal dari kuadrilogi kekalahan Atletico Madrid di tangan Real Madrid yang memiliki Cristiano Ronaldo di fase knock-out Liga Champions.

Pada musim 2014-2015, Atletico Madrid takluk di babak perempat final dengan skor agregat 0-1 (0-0, 0-1).

Semusim kemudian, Atletico melaju sampai ke final, tetapi lagi-lagi dikalahkan Real Madrid pada pertandingan pamungkas.

Kala itu setelah bermain 1-1 sampai 120 menit, Los Rojiblancos kalah 3-5 via adu penalti.

Di musim 2016-2017, Atletico Madrid disingkirkan Real Madrid lagi, waktu itu di babak semifinal dengan skor agregat 2-4 (2-1, 0-3).

Semusim kemudian, tim besutan Simeone tidak mampu menembus fase knock-out karena sudah gagal di fase grup walaupun kemudian mereka sukses menjadi juara Liga Europa.

Musim lalu, lagi-lagi Atletico Madrid tersingkir di fase knock-out Liga Champions di tangan tim yang diperkuat Ronaldo.

Baca Juga: APPI Perjuangkan Dua Pemain yang Dihukum Seumur Hidup Oleh Komdis PSSI

Namun, kali ini bukan oleh Real Madrid. Ronaldo sudah menjadi pemain Juventus.

Di babak 16 besar, Atletico Madrid sudah menang 2-0 pada leg pertama.

Akan tetapi, hat-trick Ronaldo di leg kedua membuat mereka kalah dengan skor agregat 2-3.

Liverpool kini membawa misi harus menyingkirkan Atletico Madrid kalau mau mempertahankan gelar juara Liga Champions.

Masalahnya, tim asuhan Juergen Klopp tidak mempunyai Ronaldo di dalam skuatnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved