Liga Champions

Jika Mampu Tahan Imbang Paris Saint-Germain, Dortmund Lolos ke Babak Perempat Final

Borussia Dortmund berbekal rekor positif kala menantang Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tobias SCHWARZ / AFP
Pemain depan Dortmund asal Norwegia Erling Braut Haaland (kiri) dan pemain belakang Paris Saint-Germain Brasil Thiago Silva bersaing untuk mendapatkan bola pada Liga Champions UEFA babak 16 Besar, pertandingan sepak bola leg pertama BVB Borussia Dortmund vs Paris Saint-Germain (PSG) di Dortmund, barat Jerman, pada 18 Februari 2020. 

Borussia Dortmund berbekal rekor positif kala menantang Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions,malam ini atau Kamis (12/3/2020) dini hari. Pasukan Hitam Kuning, julukan Dortmund, berhasil menuntaskan perlawanan PSG dengan skor 2-1 dalam leg pertama di Signal Idunal Park.

Stadion Parc des Princes
Stadion Parc des Princes (FRANCK FIFE / AFP)

Anak asuh Lucien Favre berpeluang melanjutkan perjalanan di kompetisi Eropa. Haland hanya butuh hasil imbang untuk melaju ke perempat final.

Dilansir Tribunjogja.com dari Bolasports, PSG memang lebih diunggulkan dalam laga ini, tetapi sejarah berpihak pada kubu Die Borussen.

Dortmund memiliki tren positif saat melawan tim asal Prancis di fase gugur kompetisi Eropa.

Dari 4 pertemuan dengan klub dari Negeri Napoleon, mereka hanya kalah 1 kali.

Hasil minor tersebut terjadi saat jumpa FC Sochaux pada 2003.

Sementara itu, PSG selalu terhenti setiap kalah 1-2 di kandang lawan dalam fase gugur kompetisi Eropa.

Mereka dua kali mengalami hal tersebut, ketika melawan Juventus dalam semifinal UEFA Cup 1992-1993 dan melawan Benfica pada babak 16 besar Liga Europa 2010-2011.

PSG juga selalu tidak berhasil melangkah lebih jauh dari babak 16 besar sepanjang tiga musim berturut-turut di Liga Champions.

Fakta lainnya, PSG memiliki tren buruk soal adu penalti.

Mereka hanya pernah sekali menjalani adu tos-tosan dan berujung kekalahan, yakni kala jumpa Rangers pada musim 2001-2002 dengan skor 3-4

Berbanding terbalik dengan PSG, Dortmund lolos ke babak selanjutnya sebanyak 17 kali dari 18 pertandingan setelah menang di kandang pada leg pertama.

Akan tetapi, Lucien Favre nampaknya perlu berhati-hati karena Dortmund hanya mampu menang 3 kali dari 7 laga tandang mereka di Liga Champions.

Selain itu, PSG juga selalu berhasil mencetak minimal 1 gol dalam 31 pertandingan internasional terakhir mereka.

Patut dinantikan laga PSG vs Dortmund, siapakah yang akan lolos, Mbappe dkk atau Haland cs?

Borussia Dortmund sedikit diuntungkan tak terlalu mendapatkan tekanan dari fans Paris Saint-Germain (PSG), ya pertandingan Paris Saint-Germain (PSG) vs Borussia Dortmund digelar tertutup.

Pelatih Borussia Dortmund Lucien Favre, tak memungkiri keuntungan yang didapatkan Borussia Dortmund pada laga tandang Liga Champion 2 kali ini.

"Pertandingan tanpa penggemar sama sekali berbeda. Ada perbedaan spesifik, termasuk bagaimana para pemain akan bersiap untuk pertandingan,"katanya dikutip Tribunjogja.com dari laman Uefa.com.

Lucien Favre Pelatih Borrusia Dortmund
Lucien Favre Pelatih Borrusia Dortmund (via Uefa.com)

Namun Lucien Favre perbedaaan itu juga dialami oleh Borussia Dortmund sebagai tim. "Itu berlaku untuk kedua belah pihak."ujarnya.

Roman Bürki, kiper Borussia Dortmund pada kesempatan jumpa pers mengaku Borussia Dortmund dalam kondisi yang baik karena menang di pertandingan pertama.

Hanya saja Borussia Dortmund tak bisa saja berpuas diri, pemain harus stabil dalam bertahan dan kemudian menggunakan serangan yang dimiliki.

Berikut prediksi susunan pemain Paris Saint-Germain (PSG) vs Borussia Dortmund

Paris Saint-Germain (PSG): Navas; Kehrer, Thiago Silva, Kimpembe, Kurzawa; Di María, Marquinhos, Gueye, Neymar; Cavani, Mbappé

Out: Herrera (thigh), Meunier (suspended), Verratti (suspended)
Doubtful: Dagba (knee), Mbappé (illness)
Misses next game if booked: Di María

Borussia Dortmund: Bürki; Zagadou, Hummels, Piszczek; Hakimi, Can, Witsel, Guerreiro; Sancho, Haaland, Brandt

Out: Delaney (knee), Reus (thigh)
Misses next game if booked: T. Hazard

Jadwal Liga Champions Babak 16 Besar Leg 2 Kamis, 12 Maret 2020.

1. Paris Saint-Germain (PSG) vs Borussia Dortmund (pukul 03.00 WIB)

2. Liverpool vs Atletico Madrid (live SCTV pukul 03.00 WIB)

Dilansir Tribunjogja.com dari Bolasports, berstatus sebagai juara bertahan, Liverpool berada dalam bahaya besar tersingkir terlalu dini di Liga Champions musim ini.

Kalah 0-1 pada pertemuan pertama, 18 Februari lalu, Liverpool harus menang minimal 2-0 saat menjamu Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3/2020) malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB di Anfield.

Gawat buat Liverpool, selama ditangani oleh Diego Simeone, Atletico Madrid bukan tim yang gampang disingkirkan di fase knock-out Liga Champions.

Melihat rekam jejak dari musim 2011-2012, satu-satunya cara menyingkirkan Atletico Madrid dari fase gugur Liga Champions adalah memiliki Cristiano Ronaldo.

Bermain di fase knock-out Liga Champions selama dilatih Diego Simeone, Atletico Madrid hanya bisa dibuat kalah oleh tim-tim yang diperkuat Ronaldo.

Pada 2013-2014, debut Atletico Madrid di Liga Champions ketika ditangani Simeone, Los Rojiblancos bisa melewati babak 16 besar, perempat final, dan semifinal.

Langkah mereka baru terhenti di babak final, kalah 1-4 dari Real Madrid, tim yang diperkuat CR7.

Hasil itu adalah awal dari kuadrilogi kekalahan Atletico Madrid di tangan Real Madrid yang memiliki Cristiano Ronaldo di fase knock-out Liga Champions.

Pada musim 2014-2015, Atletico Madrid takluk di babak perempat final dengan skor agregat 0-1 (0-0, 0-1).

Semusim kemudian, Atletico melaju sampai ke final, tetapi lagi-lagi dikalahkan Real Madrid pada pertandingan pamungkas.

Kala itu setelah bermain 1-1 sampai 120 menit, Los Rojiblancos kalah 3-5 via adu penalti.

Di musim 2016-2017, Atletico Madrid disingkirkan Real Madrid lagi, waktu itu di babak semifinal dengan skor agregat 2-4 (2-1, 0-3).

Semusim kemudian, tim besutan Simeone tidak mampu menembus fase knock-out karena sudah gagal di fase grup walaupun kemudian mereka sukses menjadi juara Liga Europa.

Musim lalu, lagi-lagi Atletico Madrid tersingkir di fase knock-out Liga Champions di tangan tim yang diperkuat Ronaldo.

Baca Juga: APPI Perjuangkan Dua Pemain yang Dihukum Seumur Hidup Oleh Komdis PSSI

Namun, kali ini bukan oleh Real Madrid. Ronaldo sudah menjadi pemain Juventus.

Di babak 16 besar, Atletico Madrid sudah menang 2-0 pada leg pertama.

Akan tetapi, hat-trick Ronaldo di leg kedua membuat mereka kalah dengan skor agregat 2-3.

Liverpool kini membawa misi harus menyingkirkan Atletico Madrid kalau mau mempertahankan gelar juara Liga Champions.

Masalahnya, tim asuhan Juergen Klopp tidak mempunyai Ronaldo di dalam skuatnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved