Jawa
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Kota Magelang Rawan Sedang
Kota Magelang sendiri masuk dalam kategori rawan sedang dan berperingkat 21 dari 21 Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada serentak di Jateng.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Oleh karena itu, seluruh perlu meningkatkan koordinasi agar Pilkada yang jujur dan bermartabat dapat terlaksana.
"Seluruh pihak mesti meningkatkan koordinasi agar pilkada jujur dan martabat dapat terlaksana. Berbagai persiapan telah dilakukan dan dipersiapkan untuk menghadapi Pilkada 2020 nanti," tambahnya.
• Tunggu dan Lihat, Sikap Partai Politik di Kota Magelang Jelang Pilkada 2020
Persiapan yang telah dilakukan Bawaslu Kota Magelang dalam menghadapi Pilkada 2020 nanti antara lain adalah pembentukan Panitia Pengawas tingkat Kecamatan, pembentukan Panwas tingkat Kelurahan.
Dari sisi anggaran juga telah siap.
Bawaslu mendapat anggaran dari Pemkot Magelang untuk mendukung kebutuhan, pengawasan Pilkada sebesar Rp 2.423.208.000.
Anggaran tersebut dibagi ke tingkat Kecamatan Magelang Utara, Tengah dan Selatan. Sisanya untuk kegiatan dari Bawaslu Kota Magelang seperti peningkatan kapasitas panwas, sosialisasi dan program lain.
"Kami juga telah lakukan pembinaan ke kampung-kampung. Pembetukan kampung anti politik uang dan kampung pengawaan, seperti di Kramat Utara, Sidotopo,Ringinanom, Kramat selatan, Mantyasih di Kelurahan Magelang. Kampung pengawasan, Wates, Potrobangsan, Jurangombo Jurangombo selatan sebelumnya juga telah dibentuk. Sosialisasi kelompok sasaran terus dikembangkan terutama kelompok milenial dan perempuan," tuturnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/indeks-kerawanan-pemilu-ikp-kota-magelang-rawan-sedang.jpg)