Grand Final Master Chef Session 6, Eric Herjanto Kalahkan Firhan

Eric Harjanto berhasil menjadi pemenang di kompetensi Master Chef Indonesia, kalahkan Firhan dengan memperoleh skor 2592 poin.

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Mona Kriesdinar
Instagram @masterchefina
Instagram @masterchefina, Grand Final Master Chef Session 6, Eric Herjanto Kalahkan Firhan 

TRIBUNJOGJA.COM - Eric Harjanto berhasil menjadi pemenang di kompetensi Master Chef Indonesia (MCI) session 6 pada Minggu (8/3/2020). Sebelumnya, di MCI menyisakan tiga kontestan yaitu Eric Herjanto, Firhan dan Ade.

Di babak final, Eric mengalahkan Firhan dengan skor 2592 poin. Kontestan asal Jakarta itu berhasil unggul 109 poin dari Firhan yang mendapat skor 2.483.

Babak grand final, MCI dibagi ronde pertama dan kedua. Skor akhir di ronder pertama, Eric mengalahkan Firhan dengan skor 991 sementara Firhan 866.

Babak pertama adalah tantangan duplikasi makanan yang terdiri dari appetizer (makanan pembuka), main course (makanan utama) dan dessert (makanan penutup).

Instagram Master Chef, Top 3 Master Chef musim ke-6
Instagram Master Chef, Top 3 Master Chef musim ke-6 (Instagram Master Chef)

Di ronde kedua, Eric mendapat skor lebih sedikit yaitu 1601 dan Firhan 1617 poin.

Eric mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 50 juta dan 1 unit City Car. Sementara Firhan membawa pulang 1 unit City Car.

Babak Grand Final dibagi menjadi dua bagian. Babak pertama peserta diberi tantangan dish duplication challenge atau tantangan duplikasi.

Finalis MCI harus bisa memasak dan menduplikat makanan dari juri tamu. Eric dan Firhan mendapat tantangan memasak "Ayam Pelalah dan Udang Bumbu Genep" dari Chef I Gede Putu Hendra Mahena.

Di tantangan ini, Firhan unggul dari Eric karena dapat membuat udang tegak dan tampilan mirip. Namun para juri memberikan nilai berbeda ketika merasakan makanan.

Tantangan kedua adalah membuat duplikat main course Timbungan Ulam Segara dari Chef Adi Arsana. Sementara dessert adalah makanan duplikat dari Chef Sisca Soewitomo yaitu "Bongko Pisang dan Kelapa Muda".

Ketika melakukan tantangan duplikasi bongko pisang dan kelapa muda, Firhan melakukan kesalahan besar. Chef Renata menemukan silika gel dalam makanan deseert tersebut ketika mencicipi sebagian.

Dewan juri sempat kaget ketika Renata mengambil bagian silika gel dalam makanannya. Padahal silika gel digunakan sebagai pengawet namun tidak boleh dikonsumsi.

Silika gel ini digunakan sebagai penyerap kelembaban alias pengawet. Silika ini berbentuk butiran bening yang biasa dikemas dalam bentuk sachet.

"Silica pack," ujar Chef Renatta ketika menemukan silika gel sachet dalam makanannya.

Chef Renata akhirnya memberi nilai 0 pada tantangan membuat dessert pada Firhan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved