Jawa

BPP Klaten Perkenalkan Pembasmi Hama Organik

BPP Klaten telah berhasil menemukan obat pembasmi hama yang ramah lingkungan berbasis organik yang diberi nama Pesnab dan Trecoderma.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
BPP Klaten Perkenalkan Pembasmi Hama Organik 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kabar gembira buat petani di Kabupaten Klaten dan sekitarnya.

Melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Klaten telah berhasil menemukan obat pembasmi hama yang ramah lingkungan berbasis organik yang diberi nama Pesnab dan Trecoderma.

Kedua pupuk tersebut terbuat dari bahan-bahan alami seperti ekstrak kentang dan gula.

Dua penemuan itu secara resmi diberikan kepada petani di acara Sambang Warga Bupati di Desa Tambak, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Jumat (21/2/2020).

PKK Klaten Siap Rebut Juara Administrasi Tingkat Provinsi

Achmad Sudjimin selaku Koordinator dari Balai Penyuluhan Pertanian Kabupaten Klaten menjelaskan bahwa pupuk alami ini sudah diteliti oleh pakar-pakar sehingga tak perlu khawatir pupuk hayati dan tricoderma ini aman untuk semuanya, tidak meninggalkan residu yang berbahaya.

“Untuk para petugas dari BPP sudah dilatih untuk membuatnya dan para kelompok tani juga diajarkan dalaam pembuatanya. Bahan utama nya adalah ekstrak kentang dan gula. Harapannya para petani bisa sadar menggunakan pestisida yang organik dan meninggalkan pestisida yang berbahan kimia,” tutur Sudjimin.

Ia menambahkan dalam pengembangan inovasi-inovasi khusunya dalam hal pertanian, pemerintah diharapkan mendukung adanya penemuan obat pembasmi organik.

Karena selain bisa meningkatkan profit dan kesejahteraan petani,obat organik ini ramah lingkungan.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

Tanggapan masyarakat akan hadirnya obat pembasmi hama organik cukup baik.

Satu di antaranya dirasakan Kartini (40), salah satu anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Manunggal Ngudi Rejeki Kecamatan Karangdowo.

“Saya tertarik stand pameran BPP Klaten. Alhamdulillah diberi gratis oleh penyuluh. Kebetulan kelompok saya ada tanaman sayuran,” jelas Kartini.

Acara Sambang Warga Bupati Klaten ini selalu ditunggu masyarakat. Tidak saja mengusung pelayanan publik gratis, selalu ada inovasi – inovasi unik di tiap daerah lokasi sambang warga yang dikunjungi. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved