Bantul

Pohon Beringin di Bantul Roboh, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Warga mencoba menyelamatkan korban yang terjepit di bawah pohon. Berbagai cara kemudian dilakukan, agar korban bisa dievakuasi.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kondisi minibus usai tertimpa pohon beringin yang roboh. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebuah pohon beringin di Kabupaten Bantul, tepatnya di Desa Terong, Kecamatan Dlingo roboh, pada Jumat (14/2/2020) petang.

Nahas, pohon beringin yang berada tepat di simpang empat jalan itu, roboh menimpa sebuah minibus, yang saat itu kebetulan sedang melintas. 

Akibatnya, minibus bernomor polisi AB 1185 HB mengalami ringsek parah di bagian depan.

Proses evakuasi terhadap korban, sang pengemudi, yang diketahui bernama Samidi, warga Bawuran, Kecamatan Pleret berlangsung cukup lama. 

Puluhan petugas BPBD, Kepolisian, PMI hingga relawan penyelamat berjibaku di tengah rintik hujan.

BREAKING NEWS : Hujan Deras, Pohon Beringin di Bantul Roboh Timpa Minibus

Mereka mengalami kesulitan, terutama cara mengangkat batang pohon dan membuka pintu mobil yang ringsek.

Alat berat, crine, dikerahkan.

Raung gergaji pun terus bersahutan-sahutan.

Proses evakuasi berlangsung dua jam.

Ratusan pasang mata dari kerumunan warga, menyaksikan dengan cemas.

Setelah pohon terpotong, pintu minibus terbuka.

Korban ditemukan tidak bergerak di kursi pengemudi.

Kondisinya berlumuran darah. 

"Korban tidak bergerak. Kondisinya berlumuran darah di bagian kepala dan di tangan," kata Mario Joko, seorang anggota PMI Bantul, saat ditemui lokasi.

Setelah dievakuasi, menurut dia, korban langsung dilarikan ke rumah sakit Nur Hidayah, Bantul.

Ia tidak mengetahui pasti apakah korban meninggal dunia atau tidak.

"Tim medis yang bisa menjelaskan," ucapnya. 

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

Kronologi

Petang itu, sekitar pukul 17.30 WIB, hujan turun hampir merata di Daerah Istimewa Yogyakarta, tak terkecuali di Kabupaten Bantul. 

Fajar Nugroho, warga Terong, Dlingo saat itu sedang bermain dengan anaknya, di dalam rumah.

Rumah fajar berada tepat di sebelah selatan simpang empat Desa Terong.

Di sana berdiri sebuah pohon beringin dengan ukuran cukup besar. 

Ketika asyik bermain, tiba-tiba terdengar gemuruh dengan cepat.

"Suaranya kencang sekali, geludukkk.. ada orang teriak teriak. Saya kaget, langsung keluar rumah. Saya melihat pohon beringin sudah roboh dan di bawahnya ada mobil yang tertimpa," ujar dia. 

Melihat itu, anggota Satlantas Polres Bantul itu langsung berlari ke lokasi.

Ia bersama warga lainnya mencoba menyelamatkan korban yang terjepit di bawah pohon.

Ia memanggil-manggil korban, namun tak ada jawaban.

Berbagai cara kemudian dilakukan, agar korban bisa dievakuasi. 

BPBD Kota Yogya : Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang hingga Tutup Akses Jalan

Ada yang menggunakan tangan kosong, ada pula yang membawa gergaji maupun parang.

Mereka menebas ranting dan dedaunan.

Namun tetap saja, mereka tidak mampu mengeluarkan korban, karena posisi mobil korban berada tepat di bawah batang pohon yang ukurannya cukup besar.

Saat mobil tertimpa pohon, kata Fajar, mesin kendaraan saat itu masih menyala dan alarm berbunyi.

"Kita bersama sama membuka kap mobil, mencoba matikan mesin dan alarm," terangnya. 

"Saya terus mencoba interaksi dengan korban. Tapi tidak ada suara sama sekali," imbuh dia. 

Selain pohon tumbang di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Bantul, dampak dari hujan deras di Kabupaten Bantul mengakibatkan 23 titik kejadian.

Semuanya tersebar di enam kecamatan dan 13 Desa.  (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved