Jajaran Polda DIY Berikan Teguran ke Pelajar SMP yang Bawa Motor ke Sekolah

Pelajar SMP yang membawa sepeda motor menjadi salah satu fokus Polda DIY dalam menangani kejahatan jalanan yang dilakukan oleh sebagai besar pelajar

Tayang:
ist
Bripka Kustapa memberikan teguran kepada pelajar yang masih dikategorikan di bawah umur mengendarai sepeda motor saat berangkat ke sekolah 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelajar SMP yang membawa sepeda motor menjadi salah satu fokus Polda DIY dalam menangani kejahatan jalanan yang dilakukan oleh sebagai besar pelajar.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Giripurwo, Girimulyo, Kulonprogo, Bripka Kustapa di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Girimulyo, Rabu (12/2/2020).

Bripka Kustapa memberikan teguran kepada pelajar yang masih dikategorikan di bawah umur mengendarai sepeda motor saat berangkat ke sekolah.

Saat dikonfirmasi, dirinya membenarkan hal tersebut. Dirinya menyampaikan beberapa teguran kepada siswa SMP yang kedapatan mengendarai sepeda motor.

"Ada beberapa siswa yang kedapatan membawa motor, langsung kita tegur dan beri pengertian," jelasnya.

Beberapa waktu yang lalu, Kapolda DIY melalui Wakapolda DIY telah mengintruksikan kepada jajaranya untuk mengedepankan peran fungsi bhabinkamtibmas untuk memberikan arahan kepada pelajar-pelajar di sekolah.

"Kami untuk sekarang patroli terus tingkatkan dari [Direktorat] Binmas jalan-jalan ke sekolah untuk memberikan arahan. Dan kami juga sosialisasikan anak-anak SMP jangan pakai motor," ujar Wakapolda DIY, Brigjen Pol Karyoto seusai menghadiri kegiatan di Kepatihan Yogyakarta, Senin (10/2/2020).

Dengan adanya penanganan secara prefentiv, dirinya berharap tidak ada pelajar SMP yang menggunakan sepeda motor di wilayah DIY.

"Bahkan tidak hanya anak-anak SMP, anak-anak SMA pun kita batasi, hanya yang memiliki SIM yang diperbolehkan menggunakan sepeda motor," ucapnya.

Dirinya menambahkan, selain upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian, dirinya berharap adanya peran orang tua dan lingkungannya, sehingga semua pihak perlu bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah ini. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved