Wabah Virus Corona
Belum Ada Satupun Kasus Virus Corona di Indonesia, Peneliti: Masa Sih?
Hingga kini, virus corona memang belum terdeteksi di Indonesia. Padahal ada ribuan orang China yang berplesir di Bali. Menurut berita yang beredar
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Rina Eviana
“Indonesia itu punya banyak pulau. Kita punya banyak penghubung perkotaan. Mereka semua punya kemampuan yang berbeda. Mungkin kalau di Jakarta bisa terdeteksi, tapi bagaimana dengan nasib orang di Flores? Sulawesi? Kemampuan mereka terbatas,” tuturnya.
Ditambah, sistem kesehatan di Indonesia masih belum memadai. Menurut data tahun 2018 dari WHO, persentase dokter, bidan dan perawat masih terlalu kecil.
Akan tetapi, representatif WHO, Dr Navaratnasamy Paranietharan mengatakan Indonesia sudah melakukan yang terbaik untuk menyaring penumpang dan membekali rumah sakit dengan pengetahuan dan fasilitas manakala ada pasien terdiagnosa virus corona.
Kementerian Kesehatan mengatakan mereka telah mencoba mengetes setidaknya 50 kasus terduga dan semuanya negatif.
30 pekerja di perusahaan semen di Sulawesi Utara dimasukkan ke dalam karantina selama 14 hari setelah plesir ke China. Tidak ada satupun fari mereka yang terjangkit virus.
Menurut Achmad Yurianto, Sekretaris Pencegahan dan Pengontrol Virus di Kementerian Kesehatan, pasien yang datang dengan simptom segera terdeteksi.
“Kami tidak siap menghadapi wabah besar, tetapi kami siap untuk mencegah wabah," katanya.
“Kami tidak menunggu hal itu terjadi. Kami sebenarnya telah memperketat pencegahan,” tambahnya lagi.
Indonesia berpengalaman memantau wisatawan untuk penyakit, karena negara ini sempat terkena Sindrom Pernafasan Timur Tengah atau MERS.
Sekitar 1,4 juta orang Indonesia pergi dan ziarah ke Arab Saudi setiap tahun. Di situ, mereka bisa saja dihadapkan dengan MERS.
“Kami telah mengalami ini berkali-kali," katanya. "Mungkin negara lain tidak segiat Indonesia dalam menghadapi situasi seperti ini,” jelasnya lebih lanjut.
Indonesia memiliki tiga laboratorium yang mampu menguji virus corona baru, dua di Jakarta dan satu di Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, di Jawa Timur.
Laboratorium dapat menguji 1.200 sampel sehari, katanya. Di seluruh negeri, 100 rumah sakit telah ditunjuk sebagai pusat untuk menangani dugaan kasus virus corona baru.
Sebelum perjalanan maskapai antara Indonesia dan China dihentikan pada 5 Februari 2020, ada 134 penerbangan seminggu dari Cina ke Bali, membawa sekitar 5.000 penumpang per hari.
Sementara di Bali, ada keluarga dari Shanghai sedang berlibur di Singapura bulan lalu ketika mereka mengetahui bahwa virus corona telah tiba di sana dari Cina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/belum-ada-satupun-kasus-virus-corona-di-indonesia-peneliti-masa-sih.jpg)