Gunungkidul
90 Pelajar SMA/SMK di Gunungkidul Ikut Pelatihan Pidato Bahasa Jawa
Dinas Kebudayaan Gunungkidul menggelar pelatihan sesorah atau pidato berbahasa Jawa
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul menggelar pelatihan sesorah atau pidato berbahasa Jawa pada Rabu (12/02/2020). Pelatihan tersebut melibatkan pelajar tingkat SMA/SMK.
Kabid Sejarah, Bahasa, dan Sastra Dinas Kebudayaan Gunungkidul Sigit Pramudiyanto mengatakan sebanyak 90 pelajar dilibatkan dalam pelatihan tersebut.
"Mereka terbagi atas 3 angkatan, di mana masing-masing angkatan menjalani pelatihan selama 2 hari," jelas Sigit melalui keterangan tertulis hari ini.
Menurut Sigit, pelatihan ini merupakan persiapan untuk kompetisi sesorah tingkat kabupaten pada Juni 2020 dan tingkat provinsi pada September atau Oktober 2020.
• Pantau Kesiapan Pengamanan Pilkada, Kapolda DIY Kunjungi Polres Gunungkidul
• Tiga Nama Masuk Bursa Bakal Calon Bupati yang Diusung PAN di Pilkada Gunungkidul 2020
Pelatihan hingga kompetisi sendiri merupakan upaya Pemkab Gunungkidul dan Pemda DIY dalam melestarikan dan mengembangkan bahasa dan sastra Jawa, terutama di usia remaja.
"Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dan kebijakan bersama seluruh kabupaten/kota di DIY," ujar Sigit.
Pelatihan dilakukan dengan pemberian teori dan materi terkait sesorah. Selanjutnya mereka juga akan menjalani praktek berpidato dalam bahasa Jawa.
Hasil karya peserta nantinya akan dipublikasikan lewat kompetisi tersebut.(Tribunjogja/Alexander Ermando)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/90-pelajar-smasmk-di-gunungkidul-ikut-pelatihan-pidato-bahasa-jawa.jpg)