Mengenal Kanker Darah Leukimia : Gejala Awal, Penyebab hingga Jenis Pengobatannya
Sel darah putih membantu tubuh melawan infeksi, sel darah merah membawa oksigen, dan trombosit membantu pembekuan darah.
Namun, beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi mengidap leukemia.
Antara lain:
-Merokok
-Sering terpapar radiasi atau bahan kimia tertentu
-Pernah diterapi radiasi atau kemoterapi untuk kanker
-Ada anggota keluarga yang menderita leukemia
-Mengalami kelainan genetik seperti down syndrome
-Terinfeksi human T-lymphotropic virus (HTLV-1)
Jenis leukemia
Terdapat beberapa jenis leukemia.
Ada yang dikelompokkan berdasarkan seberapa cepat kanker berkembang dan tipe sel darah yang terlibat.
Berdasarkan seberapa cepat kanker berkembang, leukemia terbagi menjadi dua.
Yakni:
Leukemia akut: terjadi saat sebagian besar sel darah abnormal tidak matang dan tidak bisa berfungsi normal.
Tingkat perkembangan kanker cenderung cepat.
Leukemia kronis: terjadi saat sebagian besar sel darah abnormal tidak matang, namun masih ada sel yang berfungsi normal.
Tingkat perkembangan kanker lebih lambat dari jenis akut.
Berdasarkan jenis sel yang terlibat, leukemia memiliki jenis limfositik (limfoblastik) dan myelogenous (myeloid).
Yakni:
Leukemia limfositik akut: jamak menyerang anak-anak. Kanker darah Ini dapat menyebar ke kelenjar getah bening dan sistem saraf pusat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/leukimia_0503_20170305_115139.jpg)