Penyelesaian Klitih di Yogya, Politisi PKS : Perlu Metode Penanganan Baru
Anggota DPR RI Dapil DIY, Sukamta menilai, sudah saatnya ada metode baru untuk mengatasi kejahatan jalanan tersebut demi kenyamanan masyarakat
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Fenomena klitih belakangan kembali marak terjadi di Yogyakarta.
Anggota DPR RI Dapil DIY, Sukamta menilai, sudah saatnya ada metode baru untuk mengatasi kejahatan jalanan tersebut, demi kenyamanan dan ketentraman masyarakat.
Ia menjelaskan, elemen-elemen yang memegang peran dan tanggung jawab, baik Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, maupun kepolisian, dituntut segera menemukan formula itu.
Pasalnya, citra daerah istimewa saat ini semakin tercoreng dengan rentetan aksi klitih.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menuturkan, Kapolda DIY yang baru menjabat sejak 2019 lalu, Irjen Pol Asep Suhendar, yang menggantikan posisi Irjen Pol Ahmad Dofiri, diharapkannya memiliki ide-ide segar untuk mengantisipasi polemik nan pelik tersebut.
"Kami sangat berharap ya, Kapolda yang baru ini punya semangat baru, dengan menggunakan metode baru, untuk mengatasi klitih," katanya.
• Lantik Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Sultan Tekankan Penyelesaian Klitih
• Dituduh Klitih, Seorang Pelajar Dianiaya Orang Tak Dikenal di Kota Yogya
Sukamta berujar, dengan semakin banyaknya korban berjatuhan, kepolisian tidak bisa sekadar menggiatkan patroli keamanan semata.
Menurutnya, sinergi dengan Pemda DIY, khususnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, harus lebih intensif.
"Bahkan, kalau perlu bekerja sama dengan perguruan tinggi, kampus-kampus di Yogyakarta, untuk mencari penyebab psikologis dan sosiologisnya," katanya.
"Selain itu, elemen-elemen seperti karang taruna, atau pramuka, bisa jadi alat yang bagus, untuk menumbuhkan kesadaran. Supaya remaja di Yogya ini tidak tergoda bergabung komplotan klitih," tambah Anggota Komisi I DPR RI tersebut. (Tribunjogja/Azka Ramadhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penyelesaian-klitih-di-yogya-politisi-pks-perlu-metode-penanganan-baru.jpg)