Kriminalitas

Dituduh Klitih, Seorang Pelajar Dianiaya Orang Tak Dikenal di Kota Yogya

Dikira pelaku klitih, seorang pelajar dianiaya oleh segerombolan orang tak dikenal di depan SPBU Gambiran, Umbulharjo, Yogyakarta.

Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dikira pelaku klitih, seorang pelajar dianiaya oleh segerombolan orang tak dikenal di depan SPBU Gambiran, Umbulharjo, Yogyakarta

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo mengatakan penganiayaan terjadi Jumat (27/01/2020) lalu, sekitar 02.00.

Satu dari beberapa pelaku, MAP (21) berhasil diamankan 30 menit setelah kejadian di Pandeyan, Umbulharjo.

Cegah Klitih, Polres Gunungkidul Tingkatkan Patroli

Kejadian bermula saat korban inisial NF (14) akan ke rumah teman di daerah Kotagede.

Setelah mengisi bensin di SPBU Tungkak, di Jalan Gambiran korban dan beberapa teman lainya diteriaki oleh rombongan orang tidak dikenal. 

"Rombongan korban empat motor, rombongan ini diteriaki klitih. Sama rombongan pelaku, dua motor kemudian dikejar. Rombongan korban dan pelaku sempat kejar-kejaran," katanya saat jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (05/02/2020).

Saat kejar-kejaran, tiga rombongan korban berhasil kabur.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

Namun sayangnya korban dan satu rekannya gagal kabur. 

"Di timur SPBU Gambiran, motor korban dihentikan oleh rombongan pelaku. Motor pelaku dipalangkan (melintang) jadi korban tidak bisa lari. Teman korban, R yang dibonceng sempat dipukul. Namun R berhasil kabur," terangnya. 

"Pelaku kemudian menarik leher korban, hingga terjatuh dan menarik rambut korban. Setelah itu korban dipukul berkali-kali oleh rombongan pelaku. Korban mengalami memar di bagian wajah dan tangan kanan," sambungnya.

Setelah dipukuli, korban kemudian dibonceng tiga untuk mencari teman korban yang lain.

Perangi Klitih, Pemda DIY Siap Tingkatkan Peran Lingkungan

Saat di motor, korban juga dipukuli oleh teman pelaku.

Karena tidak bisa menemukan rombongan korban, akhirnya korban diantar pulang ke rumahnya. 

Saat melakukan penganiayaan, pelaku tidak menggunakan senjata tajam dan dalam kondisi mabuk.

Sebelum berurusan dengan Polsek Umbulharjo, pelaku sempat berperkara di Bantul karena pemerasan. 

Polsek Umbulharjo masih memburu teman pelaku yang lain.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 170 KUHP dan 351 KUHP juncto Pasal 80 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved