Jawa

Puluhan Petani Cawas Gropyokan Hama Tikus yang Ancam Tanaman Padi

Kegiatan tersebut sebagai langkah cepat untuk membasmi hama tikus yang menyerang lahan pertanian mereka.

Puluhan Petani Cawas Gropyokan Hama Tikus yang Ancam Tanaman Padi
Dokumentasi Pemkab Klaten
Puluhan petani di Desa Barepan Cawas Klaten beserta penyuluh lapangan pertanian melakukan giat pembasmian/ gropyokan hama tikus bersama-sama, Jumat (24/1/2020) pagi. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Puluhan petani di Desa Barepan Cawas Klaten beserta penyuluh lapangan pertanian melakukan giat pembasmian/ gropyokan hama tikus bersama-sama, Jumat (24/1/2020) pagi.

Kegiatan tersebut sebagai langkah cepat untuk membasmi hama tikus yang menyerang lahan pertanian mereka.

Kades Barepan, Irmawan Andriyanto mengatakan gropyokan hama tikus menggunakan dua metode, yakni pengasapan serta gropyokan dengan mencari lubang tikus di area persawahan warga.

Kalau ditemukan lubang tikus langsung dilakukan pengasapan.

Klaten Antusias Bakal Hadirnya Destinasi Wisata Terowongan Kolonial

"Aksi yang oleh masyarakat sekitar dikenal dengan istilah Gropyokan ini, harus dilakukan rutin dan berulang kali agar hama tikus ini bisa berkurang,” kata Irmawan Andriyanto di sela-sela gropyokan tikus.

Lebih lanjut dikatakan, gropyokan hama tikus ini adalah satu dari beberapa langkah untuk mengatasi serangan hama tikus pada tanaman padi.

Gropyokan tikus ini tidak lain untuk pengendalian hama tikus yang akan mengancam tanaman padi yang telah berumur sekitar satu bulan.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Dengan peralatan seadanya, pentungan dan sabit, warga kemudian langsung memukul tikus-tikus yang keluar sesaat dari lubang persembunyiannya yang diasapi.

Seorang petani, Ngatiman mengatakan, ke depan gropyokan tikus terus dilakukan oleh petani dan masyarakat setempat secara berkala.

Sebab dengan cara seperti ini, dianggap paling efektif mengendalikan populasi tikus dalam jumlah banyak.

"Selain itu, kami juga berharap ada upaya dari pemerintah untuk membasmi hama tikus ini agar tidak membuat mereka mengalami kerugian yang besar saat panen nantinya," pintanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved