Wabah Virus Corona

Dampak Virus Corona Wuhan: China Bangun Rumah Sakit dalam 10 hari hingga Shanghai Disneyland Ditutup

RS itu terletak tengah Wuhan, kota di Provinsi Hubei, di mana bakal beroperasi secara penuh pada 3 Februari mendatang.

Editor: Rina Eviana
(ANTARA FOTO/cnsphoto via REUTERS/foc/cfo) via Kompas.com
Seorang staf medis merawat seorang pasien dengan pneumonia yang disebabkan oleh virus corona baru di Rumah Sakit Zhongnan Universitas Wuhan, di Wuhan, provinsi Hubei, China, Rabu (22/1/2020). 

Dampak Virus Corona Wuhan: China Bangun Rumah Sakit dalam 10 hari hingga Shanghai Disneyland Ditutup

TRIBUNJOGJA.COM - Wabah virus corona alias coronavirus di Wuhan China menjadi sorotan dunia internasional. Sejumlah negara pun mulai mengantisipasi merebaknya virus yang menyerang saluran pernafasan tersebut.

Sejumlah daerah di China diisolasi termasuk asal muasal wabah corona yakni Wuhan. Bahkan gara-gara virus mematikan ini, pemerintah China dilaporkan membangun rumah sakit hanya dalam waktu 10 hari agar bisa merawat pasien virus corona.

Seorang pemilik toko berdebat dengan penjaga keamanan ketika ia mencoba memasuki pasar ikan di Kota Wuhan, China, yang ditutup terkait dugaan sebagai lokasi awal merebaknya virus misterius di negara itu, Minggu (12/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat.
Seorang pemilik toko berdebat dengan penjaga keamanan ketika ia mencoba memasuki pasar ikan di Kota Wuhan, China, yang ditutup terkait dugaan sebagai lokasi awal merebaknya virus misterius di negara itu, Minggu (12/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat. (AFP/NOEL CELIS)

Fasilitas itu terletak tengah Wuhan, kota di Provinsi Hubei, di mana bakal beroperasi secara penuh pada 3 Februari mendatang.

Mereka membangun rumah sakit secara cepat karena jumlah korban meninggal akibat virus corona mencapai 26 orang.

Dilaporkan CCTV via AFP Jumat (24/1/2020), puluhan ekskavator dan truk terlihat berjibaku di lokasi tempat fasilitas dibangun.

Sementara kantor berita Xinhua memberitakan, fasilitas bakal mempunyai 1.000 ranjang, dan berdiri atas lahan seluas 25.000 meter persegi.

Pemerintah China memutuskan membangun tambahan rumah sakit setelah mereka mulai mengalami kekurangan tempat untuk merawat pasien.

"Fasilitas ini dibuat untuk menutupi kekurangan rumah sakit, dan meningkatkan kapasitas merawat pasien," jelas Xinhua.

Pada 2003 silam, Negeri "Panda" pernah membangun rumah sakit hanya dalam waktu satu pekan di kawasan perkotaan Beijing.

UPDATE Info Kemenkes: Belum Ada Pasien Positif Virus Corona di Indonesia

Pembangunan tersebut dilakukan setelah terjadi wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS), dengan 349 orang tewas di daratan utama, dan 299 meninggal di Hong Kong.

Otoritas setempat menggunakan sistem prefabrikasi pada rumah sakit di Wuhan, model yang sama pada fasilitas Xiaotangshan.

Kota berpopulasi 11 juta itu menjadi perhatian setelah di sana, virus corona merebak dan total sejauh ini, merenggut 26 orang nyawa.

Pejabat China menyatakan, mereka yakin virus itu berasal dari hewan liar yang berada di pasar ikan Wuhan.

Namun, dengan cepat entitas dengan nama lain virus Wuhan tersebut menyebar dari Asia hingga Amerika Serikat (AS).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved