Daya Tahan ASI yang Disimpan di Suhu Ruang, Freezer dan Ciri-ciri ASI Sudah Basi

ASI dapat disimpan di suhu ruang, kulkas, freezer, maupun deep freezer (-20 derajat celcius).

Tayang:
Editor: Rina Eviana
Shutterstock via Kompas.com
Daya Tahan ASI yang Disimpan di Suhu Ruang, Freezer dan Ciri-ciri ASI Sudah Basi 

Freezer (0 - minus 18 derajat)

Daya tahan ASI akan bertambah ketika dimasukkan ke dalam freezer, yakni bisa sampai 3-6 bulan lamanya. Namun, pastikan freezer Anda memiliki pintu tersendiri, bukan hanya kotak freezer seperti yang terdapat pada kulkas satu pintu.

Lagi-lagi, jangan letakkan ASI di pintu freezer karena rawan terjadi perubahan suhu. Bila perlu juga, freezer hanya digunakan untuk menyimpan ASI dan tidak dibarengi oleh bahan makanan lainnya.

Daya Tahan ASI yang Disimpan di Suhu Ruang, Freezer dan Ciri-ciri ASI Sudah Basi
Daya Tahan ASI yang Disimpan di Suhu Ruang, Freezer dan Ciri-ciri ASI Sudah Basi (Shutterstock via Kompas.com)

Deep freezer (minus 4 - minus 20 derajat celcius)

Cara penyimpanan ASI ini akan membuat daya tahan ASI makin panjang, yakni hingga 12 bulan.

Deep freezer biasanya berbentuk kulkas khusus, seperti peti untuk menyimpan es krim maupun makanan beku lainnya.

Untuk memastikan ASI tidak melewati batas kadaluarsanya, Anda disarankan menempelkan label bertuliskan tanggal pemerahan. Gunakan sistem ‘first in, first out’, yakni ASI yang terlebih dahulu diperah harus digunakan terlebih dahulu.

Kenali Tiga Fase Penyakit Kawasaki yang Menyerang Anak Laki-Laki

Wow! Air Susu Ibu Ternyata Bisa Dijadikan Perhiasan

Selain cara menyimpan ASI, Anda juga harus memperhatikan cara mencairkan ASI perah ini karena daya tahan ASI akan berubah setelah dicairkan. ASI perah yang sudah dicairkan dapat bertahan 24 jam di lemari pendingin (kulkas) dan sebaiknya langsung dihabiskan. Bila tidak, ASI sisa sebaiknya dibuang.

Namun, CDC dan AAP berpendapat ASI sisa ini dapat diminumkan kembali pada bayi asal tidak melewati batas 2 jam setelah dicairkan.

Kenali ciri ASI basi

Anda tentu tidak ingin meminumkan ASI yang telah basi kepada bayi Anda, bukan?

Nah, untuk menghindari kemungkinan terburuk ini, Anda juga wajib mengenali ciri ASI basi berikut ini:

Fisik ASI cair akan memiliki dua lapisan, yakni cairan di bagian bawah dan minyak di atasnya. Namun, jika wadah penyimpanan ASI digoyangkan, kedua lapisan ini akan menyatu.

Bila pada ASI cair masih terlihat gumpalan setelah digoyangkan tersebut, kemungkinan ASI telah basi. Pasalnya, penggumpalan tersebut mengindikasikan bahwa ASI tidak lagi berkualitas baik.

Buka wadah penyimpanan ASI dan cium bau ASI perah yang telah dicairkan tersebut. ASI yang basi akan berbau asam mirip dengan susu sapi yang telah kedaluwarsa.

Rasa ASI perah memang memiliki rasa hambar yang tidak menyenangkan di lidah orang dewasa.

Namun, bukan ini ciri ASI basi yang dimaksud. ASI perah dibilang basi bila mengeluarkan rasa asam, seperti susu sapi yang telah basi pada umumnya.

Bila Anda menemukan ciri ASI basi di atas, langsung buang ASI perah tersebut dan jangan meminumkannya pada bayi dengan alasan apa pun.(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved