Jawa

Ular Piton Ditemukan di Atap Rumah Warga di Sragen

Di samping itu, banyaknya ular yang masuk permukiman warga juga dikarenakan habitat binatang melata itu sudah rusak karena berubah fungsi.

Ular Piton Ditemukan di Atap Rumah Warga di Sragen
Istimewa
Petugas SAR Poldes cabang Sidoharjo mengevakuasi ular piton sepanjang satu meter di atap rumah warga Sragen, Jawa Tengah, Rabu (15/1/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, SRAGEN - Warga Dukuh Cermo, Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah masih dibayangi dengan teror ular di kawasan mereka.

Belum lama ini ditemukan seekor ular piton sepanjang satu meter di atap rumah warga.

Hal tersebut disampaikan Koordinator lapangan SAR Poldes cabang Sidoharjo, Alfyan Rendi Prasetya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (16/1/2020).

Kakek Penjual Cendol Tewas Setelah Digigit Ular, Betis Bengkak dan Menghitam

Menurut pria yang akrab dipanggil Rendi itu, ular piton tersebut berhasil dievakuasi di rumah warga pada Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 08.30 WIB.

"Kemarin ada enam orang yang menangkap ular piton. Sekarang ularnya kita bawa ke posko untuk pemilihan dan sebagainya karena sedang ganti kulit," kata Rendi.

Selain ular piton, juga ditemukan dua ekor anakan ular kobra.

Akan tetapi ular tersebut sudah mati karena dibunuh warga.

Anakan ular yang memiliki nama latin Naja sp tersebut ditemukan warga di Dukuh Banyuning, Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo.

Penting Diketahui, Berikut 6 Cara Mencegah dan Mengusir Ular yang Masuk ke Rumah

Rendi mengungkapkan, sejak akhir Desember 2019 hingga pertengahan Januari 2020 ada ratusan ular berbagai jenis yang ditemukan di permukiman warga Kecamatan Sidoharjo.

Dari jumlah itu, ungkap Rendi, sekitar 35 ekor ular dalam kondisi hidup dan sisanya mati karena dibunuh warga.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved