Sleman

Bawaslu Sleman Ingatkan Proses Seleksi PPK Pilkada Harus Sesuai Prosedur

Pengumuman pendaftaran anggota PPK pun sudah dilakukan mulai 15 Januari lalu dan berakhir pada 17 Januari 2020.

Bawaslu Sleman Ingatkan Proses Seleksi PPK Pilkada Harus Sesuai Prosedur
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Ketua Bawaslu Sleman, Abdul Karim Mustofa 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman mulai melakukan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebagai bagian dari Pilkada 2020.

Pengumuman pendaftaran anggota PPK pun sudah dilakukan mulai 15 Januari lalu dan berakhir pada 17 Januari 2020.

Terkait hal tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman mengirim surat imbauan pada KPU Sleman agar proses seleksi dilakukan sesuai aturan dan prosedur yang ada.

Tetap Hormati Keputusan Partai, Riyanto Kuncoro Nyatakan Siap Jika Diberi Amanah di Pilkada Sleman

"Kami minta jangan sampai ada kesalahan prosedur dan administrasi lainnya dalam perekrutan PPK," kata Ketua Bawaslu Sleman Karim Mustofa melalui pesan singkat, Kamis (16/01/2020).

Karim juga mengimbau agar proses seleksi PPK harus memperhatikan kompetensi, kapasitas, integritas, dan kemandirian calon anggota PPK.

Imbauan ini diberikan demi menghindari praktek Korupsi-Kolusi-Nepotisme (KKN).

Sebab baru-baru ini KPU RI tersandung kasus di mana salah satu komisionernya terjaring OTT KPK.

Penyerahan Syarat Dukungan Calon Perseorangan Pilkada Sleman 2020 Mulai Februari Mendatang

"Harus dipastikan calon anggota PPK bukan sebagai anggota partai politik (parpol) dan tim kampanye, serta memperhatikan ketentuan 2 periode jabatan," jelas Karim.

Beberapa waktu lalu Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi telah menyampaikan bahwa calon anggota PPK tidak lagi terafiliasi dengan parpol minimal 5 tahun sebelumnya.

Hal tersebut dibuktikan dengan surat keterangan dari parpol bersangkutan.

Menurutnya, syarat ini sesuai Peraturan KPU No. 15/2017.

"Pada pelaksanaan Pilkada nanti dibutuhkan sebanyak 85 PPK, di mana tiap kecamatan terdapat 5 petugas," kata Trapsi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved